Viral

Viral di TikTok, Wali Kota Solo Gibran Ungkap Arti Namanya yang Ternyata Singkatan 2 Kata Ini

Ternyata nama Gibran Rakabuming Raka merupakan singkatan pemberian Jokowi. Hal itu diungkap Gibran kepada Habib Novel Alaydrus.

Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Rifatun Nadhiroh
Instagram @jimboeng_photography
Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ternyata nama Gibran Rakabuming Raka merupakan singkatan.

Hal itu disampaikan Gibran ketika pengajian bareng Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus.

Video Gibran Rakabuming Raka itu pun viral di media sosial TikTok.

Berbagai komentar berdatangan menanggapi jawaban bijak Gibran mengapa memberikan nama Jawa kepada anak-anaknya.

Baca juga: Calon Raja Mangkunegara X GPH Bhre Tiba-tiba Temui Wali Kota Gibran di Balai Kota Solo, Ada Apa?

Baca juga: Beda dengan Moeldoko, Gibran Sebut Rock in Solo Tetap Digelar dengan Penonton

Diketahui, Wali Kota Solo ini memiliki dua anak yang masing-masing diberi nama Jan Ethes Sri Narendra dan La Lembah Manah.

Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019.
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019. (BPMI Setpres)

Anak pertama dan kedua Gibran itu memiliki arti nama yang sudah dipikirkan matang-matang oleh orangtuanya.

Lantas apa alasan Gibran tak mengikuti tren nama anak artis yang Islami atau kebarat-baratan seperti beberapa publik figur lainnya?

Kepada Habib Novel Alaydrus, Gibran pun menjelaskan seputar nama dua anaknya serta nama dirinya yang merupakan pemberian Joko Widodo.

"Nah ini nama anak-anak yang punya makna Jawa, ini pemberian ayah ibu atau Mas Gibran sendiri?" tanya Habib Novel.

Gibran pun menjawab jika nama itu adalah kesepakatannya bersama Selvi Ananda, sang istri.

"Ya kalau nama. Namanya anak-anak ya dari saya sendiri dan istri. Jan Ethes, La Lembah, semuanya dari saya dan istri.

Ya kita pengen apa ya. Nama-nama Jawa itu jangan sampai terlupakan. Kalau kita ke sekolah, di daftar namanya kan itu udah enggak ada nama-nama asli Jawa atau asli Solo. Semuanya nama-nama modern," terang Gibran.

Ia menjelaskan nama modern tidak berarti jelek.

"Bukannya nama modern jelek. Tapi jangan sampai nanti ada anak yang namanya misalnya Slamet, Bambang, malah dibully. Jangan sampe seperti itu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved