Ditolak Saat Ingin Berhubungan Badan, Pria Ini tega Tusuk Istrinya Sendiri dengan Menggunakan Pisau

Menolak Saat Diajak Berhubungan Badan, Pria di Bungo Tusuk Istrinya dengan Menggunakan Pisau

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
Kompas/Toto Sihono
Ilustrasi istri jadi korban penganiayaan 

TRIBUNSOLO.COM - Karena ditolak berhubungan badan, pria berinisial IW alias Eka (32) tega melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi.

Akibatnya korban mengalami 4 luka tusuk dan mendapatkan perawatan medis.

Sementara motif pelaku lantaran ribut masalah urusan ranjang.

Baca juga: Nasib Pedagang Pasar Buku Belakang Sriwedari: Kini Sepi Pengunjung, Buka Jualan Online

Baca juga: Pria Pengangguran di Sumedang Tega Aniaya Kekasihnya Hingga Babak Belur, Tersangka Ngaku Cemburu

Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro melalui Kapolsek Muko-muko Bathin VII IPTU Moh Hasyim Asy'ari membenarkan peristiwa itu.

Menurut dia, pelaku sudah berhasil diamankan dan telah mendekam di sel Mapolsek yang ia pimpin.

"Kejadian pada Sabtu tanggal 11 Desember 2021, sekira pukul 05.00 WIB," kata Kapolsek.

Kata Kapolsek, setelah kejadian itu, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor menuju arah Muara Bungo.

Baca juga: Viral Video Penganiayaan Siswa SD di Malang, Begini Nasib Suami Istri yang Jadi Otak Kejahatan

Baca juga: Polisi Sebut Ada Dugaan Penganiayaan Kasus Mahasiswa UNS GE, Tapi Belum Ada Penetapan Tersangka 

Mendapat laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek langsung bergerak cepat.

Tak sampai hitungan jam anggota mendapat informasi pelaku berada dikediaman orang tuanya di Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo dan sudah bersiap berangkat menuju Provinsi Sumatera Barat.

"Pelaku sudah siap berangkat semua perkakas sudah masuk tas dan bakal kabur ke Sumatra Barat."

"Beruntung anggota sudah mengepung rumah orang tua pelaku," ujar Kapolsek.

Pelaku bersama bersama barang bukti, baju berwarna hijau bermotif putih berlumuran darah, pisau diamankan di Polsek untuk diproses selanjutnya.

Pelaku dijerat Pasal KDRT sebagaimana dimaksud dalam pasal 44 Ayat (2) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman 10 tahun penjara.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved