Breaking News:

LDUI: Gojek Jadi Andalan Masyarakat Solo dan Mitranya Selama Pandemi Covid-19

Layanan Gojek telah menjadi pilihan utama bagi konsumen di Kota Solo, serta kemampuan ekosistem Gojek mendukung mitra-mitranya selama pandemi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Dok.Tribunsolo.com
Gojek telah menjadi pilihan utama bagi konsumen di Kota Solo. 

TRIBUNSOLO.COM - Pandemi Covid-19 yang memasuki tahun kedua telah mendorong masyarakat untuk mencari jalan keluar untuk tetap beraktivitas dalam keterbatasan mobilitas.

Hal ini membuat penggunaan aplikasi berbasis internet menjadi semakin luas, dan adaptasi teknologi menjadi kebutuhan utama.

Salah seorang ibu rumah tangga di Solo, Efanadia membagikan ceritanya.

“Selama pandemi, saya banyak terbantu dengan adanya jasa ojek online untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk belanja kebutuhan pokok, beli makanan jadi, dan kalau memang perlu keluar rumah, saya lebih memilih menggunakan jasa ojol atau taksol”, jelas Efanadia.

Gojek membantu mitra driver selama pandemi covid-19.
Gojek membantu mitra driver selama pandemi covid-19. (Dok.Tribunsolo.com)

Baca juga: Solo Aman dan Nyaman untuk Pesan Makanan, Gojek Unggul Lewat J3K

Rupanya, pernyataan Efanadia mencerminkan tantangan sekaligus potensi ojol (ojek online) yang dirasakan oleh Dani, seorang pengemudi ojek online.

“Pandemi mempengaruhi pendapatan kami sebab banyak pekerja yang bekerja dari rumah, atau anak sekolah yang sekolah dari rumah. Sekarang di Solo sudah lebih baik, karena anak sekolah sudah mulai tatap muka dan orang sudah banyak yang kembali ke kantor. Mall juga sudah buka,” ungkap Dani.

Dani menambahkan bahwa adaptasi menjadi kunci penting, selain itu dia juga merasa beruntung karena mendapat bantuan dari Gojek, aplikasi yang digunakannya mencari nafkah.

“Dari awal pandemi, Gojek lumayan perhatian kepada driver. Kami dapat bantuan sembako, masker, hand sanitizer dan sempet juga kasih bantuan dana harian. Jadi selama pandemi lumayan bisa bertahan dan sekarang keadaan sudah lebih baik, sudah bisa menabung lagi, ” jelasnya.

Tidak hanya itu, Dani menambahkan, Gojek mengupayakan agar para mitra sebagai urat nadi transportasi dan logistik ini mendapatkan vaksinasi sehingga memberikan keamanan baik bagi mitra maupun pengguna layanan.

Pernyataan Dani ini tercermin pula dalam riset Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) yang memperkirakan kontribusi ekonomi digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) sebanyak 7,7

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved