Berita Sukoharjo Terbaru

Cerita Sutopo, Ketua RT yang Mendampingi Penggerebekan Rumah di Sukoharjo: Sempat Salah Rumah

Ditreskrimsus Polda Jateng menggerebek perumahan di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo yang dijadikan sarang judi online kelas kakap, Rabu

Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ditreskrimsus Polda Jateng menggerebek perumahan di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo yang dijadikan sarang judi online kelas kakap, Rabu (15/12/2021).

Dalam penggerebekkan itu, Polisi sempat salah rumah, akibat rumah yang jadi sasaran petugas itu tak memiliki nomor rumah. 

Baca juga: Reskrimsus Polda Jateng Gerebek Rumah yang Diduga jadi Sarang Judi Online di Sukoharjo 

Baca juga: Pertama di Solo Raya, Sukoharjo Sudah Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Ketua RT 1 RW 5, Much Sutopo mengatakan pengerebekan terjadi siang hari hingga malam hari.

"Pengerebekan atau penangkapan pelaku dari Ditreskrimsus Polda Jateng, mulai siang jam 13.00 WIB sampai selesai jam 23.00 WIB," ujarnya kepada Tribunsolo.com, Kamis (16/12/2021).

Saat dilakukan penggerebekan, petugas sempat mengetuk rumah yang berada berdampingan dengan rumah sarang judi online tersebut.

"Dibilang salah rumah ya tidak, karena memang sinyalnya kuatnya disana karena rumahnya berdampingan dan rumah yang sebenarnya tidak memiliki nomor rumah sehingga menggunakan nomor rumah sampingnya itu," katanya.

Informasinya, sebelumnya pengerebekan rumah yang digerebek pertama, sering digunakan untuk alamat paket miliki pelaku tersebut.

"Alamat nomornya rumahnya pelaku tidak ada, jadi sering pakai nomor rumah itu. Padahal sudah dimintakan ke Kelurahan untuk penomoran tapi belum ditindaklanjuti," ujarnya.

Dari pengakuan Sutopo, juga mengatakan total ada 6 pelaku yang diamankan dari rumah tersebut.

"Siang itu awalnya ada 3 orang didalam rumah, tapi menjelang sore muncul ada 3 temannya lagi datang secara bergantiantapi itu Polisi sudah didalam rumah mereka kaget ," ujarnya.

Keenam pelaku ini terdiri dari 5 orang laki-laki dan satu orang perempuan yang masih berusia muda.

"Masih muda-muda, yang ditangkap oaking tua kelahiran 1994 atau 27 tahun," ujarnya.

Terkait status penghuni rumah, Ketua RT mengatakan yang terindikasi pelaku bukan asli pemilik rumah tersebut.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved