Breaking News:

Berita Solo Terbaru

750 Personel Gabungan Amankan Ibadah Natal di Kota Solo, Dibekali Senjata Api 

Ada sebanyak 750 personel yang akan mengamankan misa Natal di gereja-gereja kawasan Solo. 

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Kondisi Gereja Katolik Santo Paulus, Solo. Polisi juga melakukan pengecekan dan memetakan pengamanan gereja di seluruh Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada sebanyak 750 personel yang akan mengamankan misa Natal di gereja-gereja kawasan Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk pengamanan misa natal nanti. 

Saat ini ada total ratusan Gereja di Kota Solo yang sudah dipetakan pengamanannya.

Baca juga: Walikota Solo Gibran Cek Gereja Jelang Natal, Pastikan Prokes Diterapkan, Cegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Ditinggal Antonio Conte dan Romelu Lukaku, Inter Milan Justru Semakin Gacor Ditangan Simone Inzaghi

Ade merinci, saat ini ada 16 gereja kategori jemaatnya 1.000 ke atas, kemudian kategori kedua, 22 gereja dengan jumlah jemaat antara 500-1.000 dan terakhir di bawah 500 sebanyak 131 gereja.

"Kita sudah melakukan setting personel untuk pengamanan gereja saat Natal. Personel yang diterjunkan ada 750 personel, dibackup TNI, Ditsamapta Polda Jateng untuk memberi jaminan perayaan Nataru di semua gereja di Solo," katanya, Jumat (17/12/2022).

Para personel gabungan ini bakal dibekali dengan senjata api.

"Semua personel yang disiagakan dilengkapi dengan senjata api, untuk memberikan jaminan keamanan bagi saudara umat Nasrani yang akan melaksanakan Natal," katanya.

Lajut Ade, ada beberapa prosedur keamanan yang akan dilakukan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.

Baca juga: Aturan Perayaan Natal Tahun 2021 Sesuai Surat Edaran Menteri Agama, Ini Isi Lengkapnya

"Sehari sebelum Misa Natal akan dilakukan sterilisasi oleh unit K-9 Satsamapta kualifikasi handak, gegana, jihandak di gereja-gereja sebelum misa," ujarnya.

Selain itu, Ade menekankan untuk disetiap gereja-gereja di Kota Solo menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat saat beribadah.

"Tidak ada jamuan makan bersama pascaibadah. Perayaan dilaksanakan di rumah masing-masing," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved