Berita Seleb
Sering Disuruh Beli Sabu, Gaji Supir Nia Ramadhani Jadi Sorotan, Sudah Bekerja Selama 20 Tahun
Sidang ketiga kasus penyalahgunaan narkoba, artis Nia Ramadhani bersama suaminya, Ardi Bakrie digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Sidang ketiga kasus penyalahgunaan narkoba, artis Nia Ramadhani bersama suaminya, Ardi Bakrie digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).
Sopir Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Zen Vivanto yang juga berstatus terdakwa hadir.
Baca juga: Terungkap Awal Mula Nia Ramadhani Kenal Sabu, Ternyata dari Kalangan Artis saat Syuting Tahun 2006
Dilansir dari Kompas.com, Zen sebagai terdakwa satu sempat ditanya oleh hakim ketua, Muhammad Damis, berapa gaji bulanan yang diterima sebagai sopir pasangan sosialita tersebut.
"Rp 9 juta. Rp 8 sampai 9 juta," jawab Zen Vivanto dalam sidang, kamis.
Ia sendiri sudah bekerja dengan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie selama 20 tahun.
Dari gajinya, Zen Vivanto mengungkapkan tidak pernah dipakai untuk membeli narkoba.
Zen selalu membeli narkoba, tepatnya sabu, atas perintah Nia Ramadhani dan uangnya pun diberikan oleh sang majikan.
Namun, Zen mengungkapkan, Nia Ramadhani pertama kali meminta untuk dicarikan obat dengan kandungan zat metafetamin pada April 2021.
Ia lantas membeli sabu dari seseorang bernama Rio di daerah Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
Dari April sampai 7 Juli 2021 tanggal tertangkap polisi, Zen mengatakan, ia sudah tiga sampai empat kali diminta membeli sabu dengan jumlah 1 gram sepaket dengan alat hisap dari Rio.
"Pengin coba," kata Zen Vivanto soal alasannya menghisap sabu.
Zen mengaku, efek dari penggunaan narkoba itu membuatnya tidak mengantuk.
Sebagai informasi tambahan, Zen Vivanto memiliki satu istri dan dua anak.
Terungkap Awal Mula Nia Ramadhani Kenal Sabu, Ternyata dari Kalangan Artis saat Syuting Tahun 2006
Terungkap awal mula Nia Ramadhani kenal dengan sabu-sabu.
Ternyata istri Ardie Bakrie ini tau narkoba jenis ini dari rekan artis dilingkungan kerjanya kala itu sekitar tahun 2006.
Baca juga: Wanita Ini Tak Sengaja Klik Tombol Live FB saat Hubungan Intim dengan Suami, Seminggu Menangis Malu
Hal tersebut diungkapkan Nia Ramadhani saat memberikan keterangannya kepada majelis hakim di sidang lanjutan ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).
Dilansir dari TribunNews, pergaulan Nia Ramadhani banyak yang menggunakan narkotika untuk mencari pencerahan dalam setiap masalah.
"Saya saat breakdown itu saya teringat kata-kata teman saya katanya kalau misalkan kita pakai dari capek bisa jadi kuat, kalau sedih bisa jadi happy," ujar ibu tiga anak itu.
"Pergaulan saya pada 2006 pada saat saya syuting sinetron ada yang pakai seperti itu," lanjutnya.
Saat ditanya majelis hakim soal temannya yang memberitahukan soal penggunaan sabu tersebut dari kalangan artis, Nia membenarkan terkait hal itu.
"Diperkumpulan syuting saya," ungkap Nia
"Iya (kalangan artis)," tegas Nia menyambung.
Namun, istri Ardi Bakrie ini tak menyebutkan detil identitasnya,
"Setelah ini saya menyesal saya menyadari bahwa yang saya lakukan itu salah dan saya tidak butuh lagi," ujar Nia
"Kedepan saya insyaallah bisa menjadi manusia yg baik lagi ke masyarakat," sambungnya.
Begitupun menjadi pembelajaran untuknya sebagai ibu dari ketiga anak-anak hasil pernikahannya dengan Ardi Bakrie.
Baca juga: Kelakuan Netizen Indonesia, Salah Kirim Ucapan Duka ke Jurnalis Brasil yang Punya Nama Anna Laura
Nia Ramadhani Mengaku Menangis saat Ditangkap Sampai Dibawa ke Kantor Polisi
Bintang sinetron Nia Ramadhani menceritakan kronologi penangkapan dirinya oleh polisi, terkait kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba.
Nia Ramadhani mengatakan ketika Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat tiba di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021) pukul 15.00 WIB, dirinya sedang berada di dapur.
"Tiba-tiba sekitar tujuh orang yang tidak saya kenal masuk kedalam dapur. Karena kebetulan saya ada di dapur. Lalu, mereka minta yang tidak berkepentingan menunggu di luar," kata Nia Ramadhani.
Hal itu ia jelaskan saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).
"Kemudian saya bilang sama orang-orang ini untuk berbicara di garasi. Karena ada anak saya di dalam," tambahnya.
Disaat berjalan dari dapur ke garasi, wanita 31 tahun itu sudah merasa bahwa orang-orang yang tidak ia kenal ini adalah petugas kepolisian.
"Saya hanya bisa nangis saat ke garasi. Kemudian saya menangis terus sambil ditanya oleh petugas," ucapnya.
Nia mengatakan saat berbincang dengan petugas sambil menangis, ia diperlihatkan barang bukti sabu yang diduga didapatkan petugas dari supirnya berinisial ZN.
"Saya engga umpet-umpet, saya ajak petugas naik ke lantai atas menuju lemari, mengambil alat hisap. Karena alat hisap saya taruh di lemari. Kalau tidak salah alat hisap masih ada airnya," jelasnya.
"Karena paginya jam 7 pagi itu saya dan suami habis pakai (sabu)," tambahnya.
Setelah menyerahkan barang bukti alat hisap, Nia mengaku ditanya polisi dimana keberadaan Ardi Bakrie. Ia hanya menjawab sang suami sedang berolahraga.
"Kemudian, sambil menangis saya hubungi Ardi tidak diangkat-angkat. Sampai akhirnya petugas meminta saya ikut ke kantor polisi untuk dimintai keterangan," ungkapnya.
Nia Ramadhani mengakui, selama perjalanan dari rumahnya di kawasan Pondok Indah, menuju Polres Metro Jakarta Pusat, ia lalui dengan tangisan.
"Sampai di kantor polisi saya masih nangis. Saya merasa menyesal dan bersalah, tapi saya masih bisa ditanya," ujar Nia Ramadhani.
(*)