Breaking News:

Berikut Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan Motor dan Mobil, Bisa Dihitung Sendiri

Berikut cara menghitung denda pajak kendaraan Motor dan Mobil, bisa dihitung sendiri.

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
kompas.com
Ilustrasi STNK bentuk baru 

TRIBUNSOLO.COM - Saat akan membeli kendaraan bermotor, satu hal yang harus diketahui adalah mengetahui status pajak kendaraan tersebut

Pajak yang sudah mati perlu diperhatikan calon pembeli.

Hal tersebut dikarenakan terdapat perhitungan denda yang akan ditanggung pembeli nantinya.

Apalagi jika setiap pembeli telat membayar pajak, maka pengendara akan dikenakan denda.

Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka dikenakan denda PKB dan denda SWDKLLJ.

Baca juga: Akhirnya Terjawab, Inilah Alasan Polisi Pilih Sita SIM daripada STNK saat Razia Lalu Lintas

Baca juga: Cara Blokir STNK Kendaraan, Baik Dilakukan Supaya Tidak Kena Pajak Progresif

Perhitungan Denda PKB: 25 persen per tahun
Terlambat 3 bulan = PKB x 25 % x 3/12
Terlambat 6 bulan = PKB x 25 % x 6/12
Denda SWDKLLJ : besarnya Rp 32.000 untuk roda 2 dan Rp 100.000 untuk roda 4.

Sebagai contoh: Anda punya sepeda motor dan terlambat membayar enam bulan. Jumlah PKB tertera di STNK Rp 232.000 dan SWDKLLJ Rp 35.000. Maka Anda dikenakan denda keterlambatan sebesar (Rp 232.000 (PKB) x 25 % x 6/12 ) + Denda SWDKLLJ (Rp 32.000) = Rp 61.000.

Sehingga, total yang harus dibayar sebesar adalah Rp 232.000 (PKB) + Rp 35.000 (SWDKLLJ) + Rp 61.000 (denda) = Rp 328.000.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji mengatakan, masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor yang masih menunggak pajak diharapkan segera mengurus kewajiban.

Apalagi tahun ini akan ada regulasi baru yang mewajibkan pengguna mobil atau motor taat membayar pajak.

Jika dalam dua tahun berturut-turut sejak masa berlaku STNK habis (5 tahun) maka data registrasi akan dihapus.

"Tidak bisa diaktifkan lagi, jadi kendaraan itu akan menjadi besi rongsok, besi tua," kata Sumardji kepada Kompas.com pekan lalu.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved