Viral

Fakta di Balik Viral Korban Banjir Naik Genteng Rumah Selamatkan Diri, Lokasi Sebenarnya Terungkap

Video sebuah keluarga menyelamatkan diri dari arus banjir dengan menaiki genteng beredar di media sosial.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Tangkapan layar video viral sekeluarga naik genteng menyelamatkan diri dari banjir. 

TRIBUNSOLO.COM - Beredar video yang memperlihatkan tiga pria, satu perempuan dan dua anak sedang menyelamatkan diri.

Mereka menyelamatkan diri dari arus banjir dengan menaiki genteng.

Aksi mereka pun viral di WhatsApp pada Jumat (24/12/2021) petang.

Baca juga: Viral Pengendara Mobil Prado Aniaya Pelajar di Minimarket, Sosoknya Diduga Kader Parpol

Baca juga: Viral Penarik Jilbab Karyawan Toko di Karanganyar Ditetapkan Tersangka, Terancam Satu Tahun Penjara

Dilansir dari Kompas.com, dalam percakapan WhatsApp disebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi di wilayah Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sementara itu, Supervisor Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang Rully Surya S buka suara.

Ia mengatakan peristiwa dalam video tersebut benar adanya.

Meski begitu, ia menyebut lokasinya bukan berada di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Sumedang.

Rupanya video tersebut dialami satu keluarga di wilayah Kecamatan Cileunyi.

"Itu di wilayah Cileunyi, (Kabupaten) Bandung. Memang lokasinya berbatasan langsung dengan Desa Cipacing," ujar Rully dikutip dari Kompas.com, Sabtu (25/12/2021).

Lebih lanjut, ia menuturkan, Jumat sore, sejumlah desa di Kecamatan Jatinangor memang diterjang banjir.

Baca juga: Viral Video Sejoli Mesum di Alun-Alun Gresik saat Siang Bolong, Tetap Cuek Meski Direkam dari Dekat

Baca juga: Viral Sopir Angkot di Medan Kabur dan Terjun ke Sungai Setelah Tabrak Pemotor, Begini Nasibnya

"Banjirnya tak lama, sekarang sudah surut. Kami juga masih di lokasi," kata Rully.

Sementara soal hasil asessmen, selain karena hujan deras dengan intensitas tinggi, banjir terjadi imbas adanya proyek Tol Cisumdawu.

"Dari hasil asessmen ada banjir lumpur yang masuk ke permukiman warga dan sawah itu akibat aktivitas pembangunan Tol Cisumdawu," tandasnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved