Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Soal Penolakan Pedagang di Gatsu, Gibran: Lihat Dulu DED Revitalisasi Ngarsopuro 

Sejumlah pedagang di jalan Gatot Subroto (Gatsu) Solo menolak revitalisasi kawasan Ngarsopuro. 

TribunSolo.com/Dok Gibran
Penampakan desain penataan Koridor Gatot Subroto (Gatsu) hingga Ngarsopuro yang ditunggu-tunggu warga Kota Solo . 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah pedagang di jalan Gatot Subroto (Gatsu) Solo menolak revitalisasi kawasan Ngarsopuro. 

Ya, tahun depan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menyulap kawasan Ngarsopuro seperti layaknya Malioboro di Yogyakarta. 

Para pedagang khawatir dengan konsep baru yang diterapkan Pemkot Solo di Gatsu, akan membuat pertokoan disana sepi pembeli.

Baca juga: Pedagang & Jukir Tolak Revitalisasi Koridor Gatsu Solo, karena Sabtu & Minggu Ramai-ramainya Pembeli

Baca juga: Inilah Potret Koridor Gatsu-Ngarsopuro Solo : Megah dan Kekinian, Gibran Sebut Tahun 2022 Dikerjakan

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta agar pedagang melihat dulu finalisasi detail engineering design (DED).  

Sebab, konsep revitalisasi kawasan Ngarsopuro hingga Gatsu masih terus berubah. 

"Saya memastikan penataan destinasi wisata baru Malioboro Solo justru membuat kawasan itu makin ramai dan didatangi pengunjung," kata Gibran, Minggu (26/12/2021). 

Terkait night market yang dikhawatirkan pedagang Gatsu, Gibran mengatakan tak terlalu memengaruhi pedagang pertokoan di Gatsu.

 "Night market di hari-hari tertentu, nanti tergantung pematangan desain," papar dia. 

Baca juga: 100 Hari Memimpin Solo, Gibran Bocorkan Desain Jalan Gatot Subroto yang Bakal Mirip Malioboro

Gibran menyebut kantong parkir yang disediakan untuk calon tujuan wisata baru itu adalah di Kompleks Pura Mangkunegaran. 

Apabila pengunjung merasa jarak jalan kakinya terlalu jauh, maka pihaknya siap menyediakan shuttle bus atau kendaraan penjemput gratis.  

"Saya meminta mereka tak khawatir. Soal loading unloading barang oleh PKL (pedagang kaki lima) bisa dikondisikan kok," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved