Viral

Tanggapan Susi Pudjiastuti Dokumen Pribadinya Jadi Bungkus Gorengan: Bukannya Sudah Biasa Terjadi?

Setelah foto dokumen pribadinya jadi bungkus gorengan, Susi Pudjiastuti buka suara, tanyakan soal hal ini.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tangkapan layar Twitter
Tanggapan Susi Pudjiastuti, dokumen penting miliknya jadi bungkus gorengan. 

TRIBUNSOLO.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendadak ramai jadi perbincangan.

Hal ini berawal dari beredarnya foto dokumen atas nama dirinya.

Diketahui, foto tersebut viral setelah diunggah akun twiter @howtodresvvell.

Kini Susi Pudjiastuti buka suara soal foto tersebut.

Baca juga: Viral Maling Tinggalkan Surat Tulisan Tangan Setelah Curi Kotak Amal: Janji Setahun Dikembalikan

Baca juga: Viral Dokumen Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, Ini Dugaan Sementara Camat Pangandaran

Sebelumnya, dalam foto yang beredar terlihat keterangan surat permohonan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Susi Pudjiastuti.

Dokumen tersebut tampak ditandatangani oleh Camat Pangandaran dan dikeluarkan pada 20 Januari 2014 lalu.

Hingga kini informasi tersebut banyak diberitakan oleh berbagai media di Indonesia.

"Kawan2 bbrapa hr ini sy dimention, DM dll.. semua tanya apa pendapat sy ttg hal ini?

Sy harus berpendapat apa? Hal sprti ini bukannya sudah biasa terjadi? Protes kemana? ke siapa?

Setiap hari kita dapat WA Pinjol, investasi, promo dll.. semua tahu nomor kita data kita," tulis Susi di akun Twitternya disertai link berita tentang dirinya yang dikutip Tribunnews.com, Senin (27/12/2021).

Sementara itu, Yadi Setiadi yang merupakan Camat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyayangkan hal tersebut.

"Karena, seharusnya jangan sampai seperti itu (dokumen milik Susi menjadi bungkus makanan gorengan), karena itu dokumen penting," dikutip dari TribunJabar.

Lebih lanjut, ia membantah jika kejadian itu tidak terjadi saat masa jabatannya.

"Karena, selama saya menjabat di sini belum pernah mengeluarkan atau menyuruh menjual arsip-arsip yang ada," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved