Breaking News:

Mau Jual HP Lama? Hapus Data Saja Ternyata Tak Cukup Lindungi Data Sebelumnya

Data pribadi juga harus dikelola dengan baik saat hape akan dijual apalagi banyaknya ancaman kejahatan siber yang memanfaatkan kebocoran data pribadi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Eka Fitriani
Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi. 

TRIBUNSOLO.COM - Transaksi digital dan aplikasi membuat banyak orang sangat mudah menyimpan data pribadi di smartphone.

Namun, menyimpan data pribadi ternyata juga beresiko tersebar saat dipakai.

Data pribadi juga harus dikelola dengan baik saat hape akan dijual.

Apalagi banyaknya ancaman kejahatan siber yang memanfaatkan kebocoran data pribadi membuat was-was.

Baca juga: Whatsapp Akan Rilis Animasi Emoji Cinta Versi Baru, Akan Ada Pilihan Warna Beragam

Baca juga: Apple Akan Sematkan Lensa Kamera 48MP dan RAM 8GB di iPhone 14 Pro

Pengamat teknologi informasi (TI) yang juga pakar forensik digital, Ruby Alamsyah, mengatakan, data pribadi mutlak dilindungi sebaik-baiknya.

Ia mengatakan, sekali saja data pribadi bocor, maka data tersebut akan rawan disalahgunakan dan bahkan bisa semakin tersebar.

Oleh karena itu, Ruby meminta masyarakat untuk selalu mengingat bahwa data pribadi adalah sesuatu yang tidak boleh sembarangan dibagikan.

Hal itu berlaku untuk data yang bersifat fisik seperti fotokopi KTP, maupun data yang bersifat digital, seperti foto KTP di ponsel.

Tak hanya itu, Ruby juga mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami teknik yang tepat dalam memusnahkan data-data yang tak terpakai, khususnya data digital.

Maraknya transaksi digital dan aplikasi membuat kita semua begitu mudah menyimpan data pribadi di sebuah smartphone.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved