Liga Inggris

Thomas Tuchel Sesumbar, Hanya Dia yang Bisa Membuat Romelu Lukaku Makin Gacor

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel, nempak senang memiliki penyerang sekelas Romelu Lukaku, dan meyakini akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com / AFP
Gestur Romelu Lukaku saat di hadapan suporter Chelsea saat laga Liga Inggris Arsenal vs Chelsea di the Emirates Stadium, 22 Agustus 2021. (JUSTIN TALLIS / AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Pelatih Chelsea Thomas Tuchel, nempak senang memiliki penyerang sekelas Romelu Lukaku.

Chelsea memboyong Romelu Lukaku dari Inter Milan dengan mahar 115 juta Euro.

Romelu Lukaku menikmati masa-masa terbaiknya saat masih berseragam Inter Milan.

Diboyong Inter Milan dari Manchester United senilai 74 juta euro (sekitar Rp 1,19 triliun) pada musim panas 2019, Romelu Lukaku seolah menemukan jati dirinya.

Musim debutnya di Liga Italia ditandai dengan koleksi gol yang berjumlah 23 butir.

Lukaku menutup musim debutnya bersama Inter Milan dengan gelontoran 34 gol dari 51 penampilan di lintas kompetisi musim 2019-2020.

Baca juga: Permainan Manchester United Tuai Banyak Kritikan, Ralf Rangnick Salahkan Pandemi Covid-19

Baca juga: Permintaan Kenaikan Gaji Ditolak, Ousmane Dembele Ogah Perpanjangan Kontrak dengan Barcelona

Baca juga: Cetak Gol Kemenangan ke Gawang Brentford, Penyerang Manchester City Disebut Spesialis Gol Tandang

Baca juga: Tangis Pelatih Thailand Pecah Minta Maaf Soal Pergantian Kiper, Ada Alasan Mengharukan di Baliknya

Musim berikutnya, penyerang timnas Belgia tersebut tetap konsisten dalam menyumbang gol dan menjadi striker nomor satu pilihan Antonio Conte.

Tercatat, Lukaku berhasil menorehkan 24 gol dari 36 penampilannya di Liga Italia 2020-2021.

Jumlah golnya tersebut turut mengantarkan I Nerazzurri meraih scudetto pertama setelah terakhir menjadi juara pada musim 2009-2010.

Selain membuat Inter menjadi kampiun Liga Italia, Lukaku menutup perjalanan pada musim tersebut dengan sumbangsih 30 gol dari 44 penampilan di semua ajang.

Dua musim membela Inter, Lukaku berhasil mengumpulkan 64 gol dari 95 penampilan di berbagai kompetisi.

 Catatan tersebut jauh lebih bagus ketimbang saat Lukaku membela Manchester United yang hanya sanggup mendulang 42 gol dari 96 pertandingan.

Ezri Konsa dan Romelu Lukaku saat Aston Villa and Chelsea
Ezri Konsa dan Romelu Lukaku saat Aston Villa and Chelsea (OLI SCARFF / AFP)

Berkat ketajamannya di Inter, Lukaku membuat Chelsea terpikat untuk meminangnya pada musim panas 2021.

Penyerang berusia 28 tahun tersebut akhirnya memilih pulang ke Chelsea yang notabene klub pertamanya di Liga Inggris.

Chelsea berani merogoh kocek hingga 115 juta euro (sekitar Rp 1,85 triliun) demi memulangkan Lukaku ke Stamford Bridge.

The Blues sendiri membutuhkan penyerang baru seiring kepergiang Olivier Giroud dan Tammy Abraham.

Digadang-gadang bakal kembali menunjukkan ketajamannya saat seperti masih membela Inter, Lukaku justru tampil melempem pada musim 2021-2022.

Jebolan akademi Anderlecht tersebut tercatat hanya sanggup mencetak empat gol dari 12 penampilan di Liga Inggris.

Jumlah tersebut sangat jauh dengan penampilan Lukaku saat masih berseragam Inter.

Mohammed Salisu, dan Romelu Lukaku saat pertandingan Chelsea and Southampton
Mohammed Salisu, dan Romelu Lukaku saat pertandingan Chelsea and Southampton (RYAN PIERSE / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP)

Ironisnya, dari 12 penampilannya itu, Lukaku hanya bermain sebagai starter sebanyak tujuh kali.

Lukaku mengakui adanya kondisi kurang menyenangkan di ruang ganti, khususnya dengan pelatih The Blues, Thomas Tuchel.

Secara terbuka, Lukaku mendesak Thomas Tuchel untuk memberikannya kejelasan terkait peran di Chelsea.

Tidak hanya itu, striker berpostur 191 cm tersebut juga menjelaskan bagaimana Antonio Conte dapat memaksimalkan kemampuannya.

"Saya dan Antonio Conte, kami melakukan beberapa percakapan tentang apa pun yang dia inginkan dari saya," kata Lukaku, dikutip BolaSport.com dari ESPN Brasil.

"Jelas saya mengatakan kepada dia bahwa saya seorang pemain yang multidimensi."

"Hal ini hanya tentang memiliki sedikit kejelasan tentang bagaimana dia ingin menggunakan saya dalam taktiknya."

"Apa pun yang pelatih inginkan dari saya, saya bisa melakukan aspek apa pun yang dia inginkan untuk permainan tim."

"Saya bisa berlari dari belakang, saya bisa menekan, saya bisa menahan bola."

"Jadi, saya pikir selama bertahun-tahun ini adalah kualitas yang saya tambahkan ke permainan saya."

"Jadi, saya hanya ingin kesempatan, saya kini telah mendapatkannya, saya senang membantu tim, dan saya hanya ingin maju," ujar Lukaku melanjutkan. (*)

Striker Chelsea asal Belgia Romelu Lukaku merayakan mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Aston Villa di Stamford Bridge di London pada (11/9/2021).
Striker Chelsea asal Belgia Romelu Lukaku merayakan mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Aston Villa di Stamford Bridge di London pada (11/9/2021). (ADRIAN DENNIS / AFP)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Thomas Tuchel, Begini Cara Buat Romelu Lukaku Tampil Maksimal

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved