Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Solo Belum Terapkan PTM 100 Persen, Gibran: Menyesuaikan Capaian Vaksin Anak Dulu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum berencana menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

TribunSolo.com/Fristin Intan
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Rabu (29/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum berencana menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

Keputusan tersebut menyusul status Kota Solo masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. 

Meksi demikian, Gibran mengaku, PTM 100 persen bakal tetap dilakukan.

Baca juga: Sidak SMPN 6 Klaten, Ketua DPRD Hamenang: Jangan Nongkrong Setelah Pulang Sekolah

Baca juga: Cara Mengurus Ijazah Hilang atau Rusak, Buat Laporan ke Polsek lalu Datang ke Sekolah

Meski akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan capaian vaksinasi Covid-19 untuk para siswa. 

"Saya sangat pro PTM, apalagi jika dilakukan 100 persen. Biar anak-anak senang. Tapi kami selesaikan dulu vaksinnya, biar bisa normal lagi," kata Gibran, Selasa (4/12/2021).

Menurut Gibran, peserta PTM 100 persen itu rencananya akan dibatasi untuk siswa yang telah divaksin sebanyak 2 kali. 

"Pokoknya kami lakukan secara bertahap,” lanjut dia.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Wonogiri : Ngebut Tak Pakai Helm, AG Tewas di Jalanan Masih Pakai Seragam Sekolah

Kebijakan penyelenggaraan PTM 100 persen ini berdasar Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yang ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, pada akhir Desember 2021. 

SKB itu mengatur jika seluruh sekolah di daerah yang memberlakukan PPKM Level 1-3 harus menggelar PTM

Hal lain yang dijadikan pertimbangan oleh Gibran sebelum menggelar PTM 100 persen adalah tren kasus harian Covid-19, usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

"Kami menunggu apa ada kenaikan atau tidak. Kalau tidak ada lonjakan, ya kami genjot saja PTM-nya. Apa yang harus ditakutkan," ujarnya.

Baca juga: Nongkrong Setelah Pulang Sekolah, Pelajar di Karanganyar Diminta Pulang oleh Satpol PP 

Dampak dari kebijakan itu, Pemkot Solo masih meneruskan PTM terbatas yang diikuti 50 persen siswa yang berlangsung hanya 2 jam setiap harinya. 

Pemkot Solo juga terus menggenjot vaksinasi anak usia 6-11 tahun. 

Capaian vaksinasi tersebut kini sudah mencapai 56,69 persen dari total sasaran atau 25.541 siswa. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved