Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Mobil Wisata Pemkot Solo Kena Sindir : Kalau Diizinkan Polisi, Kenapa Kereta Kelinci Tidak Boleh?

Mobil wisata listrik Kota Solo dinilai melanggar aturan pasal 277 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

TribunSolo.com/Dok Dishub
Wisatawan manaiki mobil listrik klasik yang mulai beroperasi start di Dishub Solo, Sabtu (1/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keberadaan mobil wisata listrik milik Pemkot Solo mendapat sindiran tajam dari pengamat transportasi asal Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno.

Djoko mengatakan, mobil wisata listrik Kota Solo dinilai melanggar aturan pasal 277 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca juga: Gibran Bocorkan Rapat soal Mobil Dinas dengan Gubernur Jateng Ganjar, Bakal Diganti Mobil Listrik?

Baca juga: Ini Tujuh Rute Mobil Listrik Wisata Solo, Ada Lokananta - Kebun Binatang Jurug

"Jika tetap dioperasikan di jalan umum, maka akan kena pasal sanksi hukum sesuai Pasal 277 UU LLAJ," kata Djoko, Kamis (6/1/2022).

Menurut Djoko, aneh bila mobil listrik wisata Solo ini beroperasi.

Pasalnya, mobil listrik tersebut seperti kereta kelinci yang tidak diperkenankan untuk dioperasionalkan di jalan umum.

Keduanya hanya beda di penggerak saja.

Kereta kelinci pakai BBM, sementata mobil wisata Pemkot Solo pakai listrik.

Selain itu desain kendaraan yang terbuka tidak dilengkapi pintu dan beroperasi di jalan raya dinilai membahayakan penumpang di dalam.

Jika tetap dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe, maka yang melanggar dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved