Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Puluhan Petani Sragen Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus, Menteri Pertanian Turun Tangan: Cari Solusi

Sejak tahun 2020, total terdapat 23 petani di Sragen meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus di sawah.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo saat ditemui di Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, Sragen, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sejak tahun 2020, total terdapat 23 petani di Sragen meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus di sawah.

Ironis memang, sebagai lumbung padi terbesar ketiga di Jawa Tengah, petani Sragen meninggal sia-sia karena hama tikus yang semakin merajalela. 

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kini Kementerian Pertanian sudah berkomunikasi dengan direktur PLN untuk menertibkan jebakan listrik tersebut.

"Posisi saya sudah melakukan komunikasi dengan direktur PLN tinggal di backup, kegiatan ini masih terkait dengan Bupati, saya akan dorong dari belakang," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Mobil Listrik Wisata Solo Dikritik, Dirjen Perhubungan Darat: Jangan Abaikan Aspek Keselamatan

Baca juga: Polemik Mobil Wisata Listrik di Solo, Ini Kata Menhub Budi Karya : Kita Sudah Bicara dengan Pak Wali

Pada kesempatan kunjungan ke Sragen, Syahrul juga memberikan solusi terkait permasalahan hama tikus kali ini.

"Salah satunya membuat aliran listrik dari AC ke DC, sehingga tidak membunuh manusia," ungkap Syahrul. 

Lanjut Syahrul, perencanaan tersebut masih akan dirancang dan dibahas lebih lanjut.

Baca juga: Cara Naik Mobil Listrik Klasik di Solo : Tarif Masih Gratis, Puas Kelilingi Kota & Bisa Pilih Rute

Ia menargetkan, dalam satu bulan masalah hama tikus sudah harus selesai. 

"Semoga satu bulan ini sudah selesai, kita rancang dan bahas bersama-sama," ujarnya.

"Intinya jangan ada lagi rakyat yang menjadi korban gara-gara menghalau hama tikus, hama tikus bisa dihalau, tapi juga butuh cara baru yang tidak mengorbankan rakyat," harapnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved