Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Biaya Sekat Capai Rp 10 Juta, Pedagang Pasar Legi 'Menjerit', Lurah Pasar : Itu Tidak Wajib

Pemindahan pedagang Pasar Lagi dari pasar darurat kembali ke dalam pasar tak berjalan mudah.

TribunSolo.com / Agil Tri
Pedagang di Pasar Legi Solo yang sudah direvitalisasi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemindahan pedagang Pasar Lagi dari pasar darurat kembali ke dalam pasar tak berjalan mudah.

Sejumlah pedagang masih bertahan di pasar darurat meski pembangunan Pasar Legi sudah selesai dan siap ditempati.

Salah seorang pedagang, Prenjak (50) mengatakan, alasannya tetap bertahan di pasar darurat lantaran sekat yang dibangun di losnya belum selesai.

Padahal, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo memberikan batas waktu pindah bagi para pedagang Pasar Legi Solo hingga, Kamis (11/1/2022) besok.

"Hari ini sudah dioyak-oyak maleh (dikejar-kejar lagi). Besok rencananya saya mau pindah ke dalam," katanya, Selasa (11/1/2022).

Untuk membangun sekat di dua los yang didapatkannya, Prenjak menuturkan akan mengeluarkan biaya sekitar Rp10 juta.

Baca juga: Wow ! Bus Khusus Difabel Hadir di Solo, Uji Coba 1 Bulan : Terminal Palur - Bandara Adi Soemarmo PP

Baca juga: Daftar Nama Korban Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo KM 482 : 3 Orang Meninggal, 1 Orang Terluka

Hal itu, yang memberatkan bagi pedagang.

"Jane nggeh berat, ngko ra manut seneni (Sebenarnya ya berat, tapi kalau tidak nurut nanti dimarahi)," ujarnya.

Lurah Pasar Legi Nurahmadi mengatakan, pembangunan sekat merupakan inisiatif para pedagang sendiri, agar barang dagang bisa ditinggal di losnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved