Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Chikungunya Merajalela di Teras Boyolali, Belasan Orang Mengalami Kesakitan, Rasanya Nyeri Sendi

Setelah demam berdarah dengue (DBD), masyarakat juga dihantui dengan merebaknya chikungunya.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Polsek Teras
Petugas melakukan fogging di Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali, Selasa (11/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Penyakit yang ditimbulkan oleh gigitan nyamuk kian meresahkan.

Setelah demam berdarah dengue (DBD), masyarakat juga dihantui dengan merebaknya chikungunya.

Bahkan, sejak akhir Desember lalu, sebanyak 18 warga Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras dilaporkan terpapar Chikungunya.

Kepala Puskesmas Teras, Titik Fauziyati, menjelaskan kasus chikungunya ini terdeteksi sejak akhir Desember lalu.

Saat itu ada 4 warga yang mengeluhkan gejala demam dan nyeri sendiri pada akhir Desember 2021 lalu.

Kasus Chikungunya yang masih merebak sampai saat ini telah ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi (PE) serta fogging.

“Awalnya empat temuan lalu merebak sampai 15 orang dan bertambah tiga orang pada Minggu,” jelasnya kepada TribunSolo.com, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS : Vaksinasi Booster untuk Warga di Solo Ditunda, Tak Jadi Tanggal 12 Januari 2022

Baca juga: Ogah Laporkan Balik Ubedilah Badrun, Gibran Beri Pesan Mendalam : Kalau Saya Salah Tangkap, Enak Kan

Hasil PE tersebut merujuk pada tiga Rukun Tetangga (RT) di Dukuh Ngares, Desa Kadireso, Kecamatan Teras yang diserang chikungunya.

"Warga yang terkena cikungunya ini berkisar usia 15 tahun dan dewasa," jelas dia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved