Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Band Asal Baturetno Buat Lagu Berjudul Pidekso Seksine Katresnan: Terinspirasi dari Waduk Pidekso

Keberadaan Waduk Pidekso yang berada di Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri membawa sejumlah manfaat untuk masyarakat.

Istimewa
Tangkapan layar video lagu Pidekso Seksine Katresnan di akun Youtube milik R.F.P. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Keberadaan Waduk Pidekso yang berada di Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri membawa sejumlah manfaat untuk masyarakat.

Misalnya, sebagai penyedia air baku, pengendalian banjir, penyuplai air irigasi untuk 1.500 hektare sawah, perikanan dan pariwisata.

Selain itu, keindahan Waduk Pidekso juga membuat grup musik asal Baturetno, R.F.P Band, menjadikannya sebuah lagu yang berjudul Pidekso Saksine Katresnan.

Baca juga: Pesan Jokowi saat Resmikan Bendungan Pidekso Wonogiri Rp 772 Miliar : Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Baca juga: Jokowi Naik Helikopter Super Puma, Resmikan Proyek Bendungan Pidekso Wonogiri Senilai Rp 700 Miliar

Lagu bersyair ambyar tersebut secara garis besar menggambarkan pertemuan dua sejoli dengan latar belakang keindahan Waduk Pidekso.

Grup musik R.F.P itu merupakan kolaborasi antara seniman asli Baturetno dan karyawan PT PP Waduk Pidekso. Sebenarnya lagu tersebut sudah mengudara sejak beberapa waktu lalu.

Namun, diawal pertama rilis di channel Youtube milik R.F.P, aliran musik yang digunakan bernuansa rock n roll, namun pada rilisan kedua beberapa bulan yang lalu dibuat dengan ciri khas musik tradisional Indonesia.

"Bukan aransemen ulang, tapi kita buat dengan versi yang lain. Aslinya sudah lama sekitar enam bulan yang lalu," kata Fattah Ibrahim, salah satu personil R.F.P Band.

Dia menuturkan, proses pembuatan lagu Pidekso Seksine Katresnan itu diproduksi di salah satu dapur rekaman di Kota Solo.

Baca juga: Pembangunan Jaringan Irigasi Waduk Pidekso Wonogiri Digarap 2022, Bebaskan 41 Hektare Tanah

Menurutnya, aliran musik versi kedua ini ditekankan dengan musik tradisional yakni keroncong dengan sedikit sentuhan gaya modern.

Dia menjelaskan, tema yang diusung dalam lagu tersebut adalah kisah percintaan muda-mudi dan juga keindahan Waduk Pidekso yang pada Selasa (28/12/2021) lalu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Biaya recording sekitar Rp 1 juta. Selain itu, dalam proses rekaman kami juga dibantu teman di studio," jelasnya.

Sementara itu, untuk personil R.F.P Band sendiri digawangi oleh tiga orang, yakni Ribut sebagai vokalis dan Pay sebagai bassist. Keduanya adalah warga Kecamatan Baturetno.

Untuk Fattah sendiri memegang gitar, dia merupakan karyawan PT PP Waduk Pidekso. Nama R.F.P diambil dari nama depan ketiga personil itu.

Disisi lain, pantauan TribunSolo.com, lagu Pidekso Seksine Katresnan yang diunggah di channel Youtube milik R.F.P Band telah diputar sebanyak ratusan kali dan memiliki ratusan subscriber. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved