Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Developer Nyerah Bangun Perumahan Baru di Solo : Harga Tanah Kemahalan, Bangun Perumahan Bisa Rugi

Pengusaha properti atau developer memperkirakan proyek kompleks perumahan baru di Kota Solo bakal berhenti total.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Adi Surya
FOTO ILUSTRASI : Ratusan rumah yang ada di salah satu sektor Perumahan Jeruk Sawit Permai belum dihuni di Desa Jeruk Sawit, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (20/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengusaha properti atau developer memperkirakan proyek kompleks perumahan baru di Kota Solo bakal berhenti total.

Penyebabnya, harga tanah di Kota Solo yang kian melambung, tak lagi masuk akal untuk bisnis perumahan.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Jual Beli Tanah, Siapkan Dokumen Berikut Ini

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia atau REI Solo Raya, Maharani.

Menurut Maharani, developer akan susah atau tidak bisa lagi membangun kompleks perumahan besar seperti kawasan Fajar Indah misalnya. 

"Kalau melihat perkembangan di tahun 2022, saya rasa tidak bisa lagi dikembangkan pembangunan perumahan seperti Fajar Indah," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (13/1/2022). 

"Karena tanahnya terbatas sekali untuk wilayah Solo, dan harganya sudah melambung tinggi. Yang cocok adalah pembangunan vertikal ke atas, yakni apartemen, baru cocok di Kota Solo," kata Maharani

Pembangunan apartemen dinilai cocok, karena tidak harus membutuhkan tanah yang luas.

Bahkan lahan seluas 1000 meter persegi sudah cukup untuk dibangun apartemen. 

Menurut Maharani, sebenarnya masih ada tanah yang bisa digunakan untuk membangun perumahan. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved