Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Nekat Pakai Knalpot Brong di Wonogiri, Polisi Bakal Tindak Tegas: Sudah Puluhan Kendaraan Disita

Para pengendara kendaraan bermotor yang memakai knalpot yang tidak standar atau brong alangkah baiknya segera mengganti dengan knalpot yang sesuai.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot brong di wilayah Wonogiri beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Para pengendara kendaraan bermotor yang memakai knalpot yang tidak standar atau brong alangkah baiknya segera mengganti dengan knalpot yang sesuai.

Pasalnya, pengguna knalpot brong menjadi salah satu sasaran operasi Satlantas Polres Wonogiri dalam penindakan pelanggaran kasat mata.

Terhitung, selama kurun waktu empat hari, mulai Senin (10/1/2022) hingga Kamis (13/1/2022) ada 42 kendaraan berknalpot brong yang ditindak petugas.

Baca juga: Aksi Penyamaran Polisi Karanganyar, Awasi Pengendara Knalpot Brong: 34 Diamankan

Baca juga: Tak Ada Ampun, Mau Ngumpet di Mana Pun Polisi Karanganyar Buru Motor Knalpot Brong, Kini Ada 26 Unit

Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, menuturkan bahwa kegiatan penindakan tersebut juga atas petunjuk dari Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi.

"Penindakan pelanggaran itu bagi para pengendara sepeda motor yang masih menggunakan knalpot tidak sesuai standar yang dapat menimbulkan suara bising," terang dia, Kamis (13/1/2022).

Dia menuturkan, kegiatan tersebut digelar di tiga titik, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Wonogiri-Sukoharjo.

Sasaran utamanya yakni pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Selain itu juga melakukan penindakan pelanggaran kasat mata.

Disisi lain, Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto, mengatakan bahwa operasi itu bertujuan untuk zero knalpot brong di Wonogiri.

Baca juga: Ribuan Knalpot Brong di Solo Dimusnahkan: Dilindas Alat Berat dan Dipotong 

"Operasi zero knalpot brong yang ada di wilayah hukum Polres Wonogiri sudah melakukan langkah-langkah hukum dan humanis," ucap Marwanto.

Marwanto mengatakan, pengendara yang kedapatan menggunakan knalpot brong harus menyerahkan sepeda motornya untuk disita pihak Satlantas.

Tak hanya itu, kata dia, usai mengikuti sidang, pemilik kendaraan boleh membawa pulang sepeda motornya dengan syarat harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.

Selain itu, juga menunjukkan surat-sutat dan kelengkapan kendaraan yang lain seperti spion dan plat nomor yang sesuai.

"Harapannya apabila kendaraan sudah dikeluarkan dari Satlantas Polres Wonogiri, maka posisi kendaraan sesuai dengan standarnya semula, sehingga tertib dan tidak melanggar lagi," ujarnya

Lebih jauh, Marwanto menambahkan, operasi knalpot brong tersebut sudah digelar jauh-jauh hari. Namun kedepan kegiatan tersebut akan tetap dilakukan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved