Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Potret Kawasan Sekitar Jalan Tol Sragen: Ditumbuhi Rumput Liar, Dikeluhkan Petani jadi Sarang Tikus

Dalam dua tahun terakhir, petani di Sragen dibuat pusing dengan keberadaan hama tikus yang semakin hari semakin merajalela. 

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Kondisi di kawasan jalan tol Solo-Ngawi di Kabupaten Sragen yang ditumbuhi banyak gulma, yang dikeluhkan petani jadi sarang tikus. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dalam dua tahun terakhir, petani di Sragen dibuat pusing dengan keberadaan hama tikus yang semakin hari semakin merajalela. 

Diduga, faktor pembangunan jalan tol di Kabupaten Sragen menjadi salah satu penyebab merebaknya hama tikus di Sragen.

Salah satu petani dari Desa Gabus, Sapto mengatakan, di sepanjang jalan tol, banyak ditumbuhi gulma yang bisa menjadi sarang tikus.

Baca juga: Waspada! Leptospirosis karena Tikus Masih Jadi Penyakit Mematikan di Wonogiri, Satu Orang Meninggal

Baca juga: Ribuan Hama Tikus Sawah di Desa Pranan Polokarto Dibakar, Hasil Tangkapan Petani Saat Gropyokan

"Setelah saya berdiskusi tadi, pengendalian tikus bisa dilakukan secara alami dengan sanitasi lingkungan, karena kalau di sekitar sawah gulmanya sudah subur, tentu disitulah jadi sarang tikus," kata Sapto, ketika sedang berdiskusi dengan Kapolres Sragen, Kamis (13/1/2022). 

"Bukan maksud saya untuk mengkambinghitamkan jalan tol, namun realitanya banyak gulma di sepanjang jalan tol, bahkan di jembatan layang," tambahnya. 

Lanjutnya, apabila ingin melakukan budidaya burung hantu dinilai kurang efektif, karena masih banyaknya pemburu burung hantu. 

Selain itu juga mengusir tikus dengan sistem gropyokan dinilai sulit, karena zaman sekarang semakin sulit untuk mengumpulkan warga.

Baca juga: Nahas, Petani di Sragen Meninggal di Sawah, Tersetrum Genset untuk Jebakan Tikus 

Dengan begitu, ia meminta kepada pihak terkait, dalam hal ini Jasamarga Tol Solo Ngawi selaku pemilik lahan untuk membersihkan gulma-gulma yang tumbuh tinggi tersebut. 

"Minta kepada pemangku jalan tol untuk dibersihkan, dan pencabutan jebakan tikus saya setuju dan saya mendukung," ucapnya. 

Menanggapi saran dari Sapto, Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi memerintahkan kepada Kasat lantas Polres Sragen untuk menghubungi langsung pihak Jasa Marga. 

"Saya setuju, Pak Kasat lantas hari ini bikin surat resmi kepada jasa marga Solo Ngawi, yang berisi minta untuk melakukan perawatan dan pembersihan wilayah yang menjadi tanggungjawabnya, karena menimbulkan efek negatif ke wilayah pertanian di sekitarnya," kata AKBP Ardi.

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, memang di sepanjang jalan tol yang ada di Kabupaten Sragen ditumbuhi tumbuhan liar. 

Tak hanya itu, di jembatan penyeberangan pun kondisinya sama, yang mana kondisinya telah tumbuh tinggi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved