Breaking News:

Berita Solo Terbaru

68 CCTV Kepung Jalanan Kota Solo, Parkir Ngawur Bakal Langsung Ditindak

Kota Solo akan diwasi oleh 68 buah kamera CCTV, terhubung dengan aplikasi bernama Eling Solo, atau singkatan dari Electronic Policing Solo.

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Solo Smart City bakal terintegrasi dengan aplikasi Eling Solo yang terhubung dengan 68 kamare CCTV di jalanan Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo akan diawasi oleh 68 buah kamera CCTV yang tersebar di sejumlah titik.

Semua kamera CCTV itu terhubung dengan aplikasi bernama Eling Solo, atau singkatan dari Electronic Policing Solo.

Baca juga: Sopir Truk Terlibat Kecelakaan Wuling Maut Tol Semarang-Solo Raib, CCTV Gagal Rekam Plat Nomor

Tak hanya mengawasi kemacetan, CCTV itu juga digunakan memantau peristiwa bencana, kriminalitas, sampai warga yang parkir tak sesuai aturan.

Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Indra Jafar, mengatakan, aplikasi ini bisa diakses oleh masyarakat umum.

Sehingga, warga pun bisa melihat rekaman kamera CCTV itu via aplikasi.  

Lewat aplikasi itu pula, warga bisa melaporkan terkait sebuah insiden yang perlu penanganan.

"Semua aduan masyarakat akan masuk ke situ. Dengan aplikasi ini, petugas bisa mengakses pengaduan masyarakat, kemudian diolah, dijadikan bahan rekomendasi dalam penanganan masalah itu," kata Indra, Kamis (13/1/2022).

Indra memisalkan terjadi kecelakaan lalu lintas, bencana, unjuk rasa, pohon tumbang, masyarakat bisa memantau maupun melapor lewat aplikasi tersebut. 

"Aplikasi ini dibangun untuk memudahkan masyarakat mengakses memberikan informasi. Setelah mendapatkan informasi itu, bisa dijadikan pusat K3I (komando, kendali, koordinasi, dan informasi)," tuturnya. 

"Mereka akan melakukan komando, bencana alam, secara sistem IT langsung mensuport menghubungi, menginformasikan kepada dinas terkait misalkan BPBD, Dinsos, Dinkes untuk evakuasi dan lainnya. Kepolisian yang akan melakukan pengamanan di lokasi yang terjadi kontijensi, " tutupnya. 

Terpisah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan Pemkot Solo bakal mengkolaborasikan sejumlah Organisasi Perangkat Dinas (OPD) untuk menunjang aplikasi ini.

"Kolaborasi bisa dengan Satpol PP, Damkar, BPBD, kita gotong royong, semua yang ada dikolaborasikan yang sudah eksisting. Nanti akan dilaunching," kaya Gibran, Kamis (13/1/2022). (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved