Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Nah Lho, 3 Warga Karanganyar yang Minta Ganti Rugi Tanah Air Terjun Jumog Bakal Dilaporkan ke Polisi

Pihak Desa Berjo selaku pengelola wisata air terjun Jumog akan melaporkan balik 3 warga yang menuntut ganti rugi atas tanah di kawasan itu

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Foto ilustrasi : Suasana di sekitar Air Terjun Jumog. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pihak Desa Berjo selaku pengelola wisata air terjun Jumog membantah bila tanah yang digunakan untuk jalan umum menuju kasawan wisata tersebut, mencaplok tanah warga tanpa izin. 

Agung Sutrisno, perwakilan dari BUMD Berjo Karanganyar, mengatakan, 3 warga yang melakukan somasi terkait tanah, tak memiliki kewenangan atas tanah itu.

Baca juga: Tiga Warga Karanganyar Menggugat, Tanah Mereka Dicaplok Jadi Jalan Umum Wisata Air Terjun Jumog

"Kami punya alasan kuat gugatan mereka mentah, karena tiga warga tersebut secara hukum tak punya wewenang atas tanah itu," kata Agung kepada TribunSolo.com, Jum'at (14/1/2022).

Agung mengatakan salah satu penggugat itu adalah Sidik Tarsono.

Ayah dari Sidik, Cipto Darso, memang memiliki tanah itu.

Masalahnya, dari segi hukum, kalau mau mengajukan gugatan, mestinya Cipto yang melakukannya.

Ia juga menunjuk apa dasar Cipto Paino sebagai salah satu penggugat.

Menurutnya, Cipto bukan siapa-siapa dari semua pemilik lahan yang menghibahkan lahan untuk pembangunan jalan.

Ayah Cipto memang punya lahan di sana.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved