Viral

Kisah Haru Seorang Ayah di Pangkalpinang Dibebaskan Setelah Curi Ponsel untuk Belajar Anak

Momen haru seorang ayah dibebaskan setelah mencuri ponsel untuk anaknya sekolah secara online.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tangkap Layar Youtube KEJAKSAAN NEGERI PANGKAL PINANG
Momen haru seorang ayah dibebaskan setelah mencuri ponsel untuk anaknya sekolah secara online. 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah seorang ayah dibebaskan setelah mencuri ponsel untuk anaknya sekolah ramai jadi sorotan.

Dilansir dari TribunJateng, kisah ini viral setelah diunggah oleh akun Youtube "KEJAKSAAN NEGERI PANGKAL PINANG pada 14 Januari 2022."

Dalam video dijelaskan bahwa seorang pria berinisial RC, warga Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian ponsel.

Baca juga: Viral Aksi Sales Terekam CCTV Curi Motor di Diler Tempatnya Bekerja, Pelaku Baru 4 Bulan Kerja

Baca juga: Kondisi Polisi yang Viral Bergelantung di Kap Mobil Demi Gagalkan Perampasan, Harus Dirawat 3 Bulan

Diketahui, aksi pencurian tersebut dilakukan RC pada Sabtu (2/10/2021) lalu di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang.

Mulanya, RC mengambil 1 tas berisi handphone dan uang milik seorang wanita yang tertinggal di bangku Taman Merdeka Pangkalpinang.

Kemudian, ia mengaku melakukan hal tersebut karena butuh ponsel untuk sekolah anaknya.

Kasus itu sempat diproses polisi.

Namun, akhirnya RC dibebaskan setelah mendapat Restorative Justice atau pendekatan yang menitikberatkan kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana dan korban.

"Kemarin sudah kami paparkan, di hadapan pimpinan, kalau upaya yang kita lakukan itu berhasil dan disetujui. Maka kepada kami diperintahkan untuk mengehntikan penuntutan perkara ini secara Restorative" ucap Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Jefferdian seperti dilansir via Tribunjateng, Jumat (28/1/2022).

Dalam putusan tersebut, RC dipertemukan dengan korban alias pemilik ponsel.

Pertemuan itu juga disaksikkan tokoh masyarakat dan juga tokoh agama.

Selanjutnya, keduanya setuju untuk berdamai dan menghentikan kasus itu.

Baca juga: Viral Netizen Mengaku Jadi Korban Begal Payudara di Sukoharjo, Polisi Bingung Tidak Ada Laporan

Baca juga: Buntut Viral Dugaan Penyuntikan Vaksin Kosong di Medan, Nakes Ancam Bakal Laporkan Penyebar Video

Selain itu, pihak kejaksaan juga memberikan hadiah ponsel kepada putri RC.

Rupanya, penghentian kasus ini juga dipilih dengan pertimbangan cermat yang dilakukan oleh Kejati Bangka Belitung dengan Kejaksaan Agung RI.

Terlebih pihak kejaksaan juga telah melihat situasi keluarga RC yang dalam kekurangan.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved