Seorang Ibu di Cilacap Tewas Tertabrak Kereta saat Asyik Selfie di Rel, Tak Sadar Suara Klakson

Sebelum tersambar, masinis sudah memberikan seboyan 35, namun korban tidak mengindahkan dan akhirnya menyambar korban.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
ILUSTRASI kereta api. 

TRIBUNSOLO.COM, CILACAP - Kejadian nahas tersambar kereta api yang melintas kembali terjadi.

Kali ini korbannya merupakan seorang wanita bernama Sherly Triska Anggraeni (26).

Shirley meninggal dunia akibat tersambar kereta api Sabtu (30/1/2022).

Adapun korban merupakan warga RT 01/11 Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Wanita itu tewas tersambar kereta api akibat selfie di jalur kereta.

Baca juga: Ini Alasan Polisi Melarang Kereta Kelinci Beroperasi di Jalan Raya, Bagaimana Bila Ada yang Nekat?

Baca juga: Pengakuan Satpam yang Tersambar Petir Usai Kejadian: Badan Kaku, Hanya Jari yang Bisa Gerak

Menurut saksi, korban sedang duduk-duduk bersama anaknya sambil selfie.

Korban membelakangi kereta api yang sedang melintas dari arah timur ke barat.

Sebelum tersambar, masinis sudah memberikan seboyan 35, namun korban tidak mengindahkan dan akhirnya menyambar korban.

Akibat peristiwa itu Sherly meninggal di tempat, diketahui korban luka di belakang kepala.

Sementara putranya dirujuk ke RSUD Cilacap.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang membahayakan di sekitar jalur KA.

Salah satunya yakni selfie di sekitar rel kereta api atau saat kereta api melintas.

Aktivitas seperti ini tak hanya berbahaya namun berpotensi melanggar ketentuan undang-undang.

Manager Humas Daerah Operasi 5 Purwokerto Ayep Hanapi mengatakan, larangan soal ini kembali diingatkan karena banyaknya korban akibat aktivitas di sekitar perlintasan kereta.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved