Berita Wonogiri Terbaru

Waspada Penyelundupan Narkoba, Lapas Wonogiri Wacanakan Kirim Makanan untuk Tahanan Lewat Aplikasi

Lapas Wonogiri terus berinovasi untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba. Apalagi, beberapa waktu yang lalu ada kiriman sate isi narkoba. 

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Lapas Kelas II B Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Lapas Wonogiri terus berinovasi untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba

Apalagi, beberapa waktu yang lalu ada kiriman sate isi narkoba

Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, mereka mewacanakan mengirim makanan lewat aplikasi. 

Kepala Lapas Kelas II B Wonogiri, Heri, mengatakan pihaknya kini memperketat pengamanan Lapas.

Baca juga: Setelah Sate Isi Narkoba di Lapas Wonogiri, Giliran Rutan Solo Dilempar Jeruk Isi Sabu-Sabu 

Baca juga: Polisi Masih Kejar Pengirim Sate Lontong Isi Sabu di Lapas Wonogiri: Sudah Kantongi Identitas

Heri menuturkan, Lapas Kelas II B mendapatkan instruksi dari pimpinan terkait penggeledahan barang-barang harus diawasi lagi.

"Kita sudah membuat langkah-langkah internal untuk lebih mudah memonitor penitipan barang," kata dia kepada TribunSolo.com.

Menurutnya, pihaknya akan bekerja sama dengan koperasi Lapas untuk meminimalkan barang masuk ke dalam Lapas.

Baca juga: Terungkap, Sate Lontong Isi Sabu yang Dikirim ke Lapas Wonogiri, Ternyata untuk Tiga Warga Binaan

Pihaknya akan mempersiapkan aplikasi, apabila keluarga atau rekan warga binaan akan mengirimkan makanan, tinggal memesan lewat aplikasi tersebut.

"Dengan begitu, keluarga tidak perlu datang mengirimkan secara langsung, bisa lebih aman. Saat ini kita dalami, cari aplikasi yang baik," jelasnya.

Disisi lain, Kalapas menuturkan pihaknya sudah membuat kebijakan bahwa seluruh barang yang masuk ke Lapas harus dilaporkan ke grup WhatsApp khusus.

Baca juga: Di Balik Tewasnya 44 Napi Lapas Tangerang, Sejak 1972 Instalasi Listrik Belum Pernah Ada Perbaikan

"Dengan begitu, bisa lebih mudah menonitor barang yang masuk ke dalam," terang Heri.

Dia menambahkan, pemeriksaan atau penggeledahan di dalam Lapas juga sudah dilakukan. Hal tersebut sudah rutin dilakukan oleh pihaknya untuk mengantisipasi modus penyelundupan barang terlarang.

Selain itu, usai penggagalan penyelundupan sate lontong berisi sabu beberapa waktu lalu, pihaknya juga langsung melakukan pemeriksaan dengan hasil nihil artinya tidak ada barang terlarang di dalam Lapas. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved