Berita Persis Solo

Harapan Klub Internal, Persis Solo Ikuti Persebaya Surabaya, Gulirkan Kompetisi Internal

Kompetisi internal Persis Solo diharapkan bisa kembali bergulir. Kompetisi tersebut terakhir diselenggarakan sekira tahun 2016.

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Agil
Tiga Pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir saat dikenalkan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (20/3/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Kompetisi internal Persis Solo diharapkan bisa kembali bergulir. Kompetisi tersebut terakhir diselenggarakan sekira tahun 2016.

Pembina PS MARS, Anjasmara BM mengatakan kompetisi itu bisa membantu mengasah mental bermain potensi-potensi lokal Solo.

"Mental bertanding anak-anak kelihatan di situ," terang dia kepada TribunSolo.com.

"Anak-anak pada saat latihan bagus, tapi tidak punya mental bertanding itu ada. Anak-anak yang punya kemampuan pas-pasan tapi mental bertanding bagus juga ada," tambahnya.

Selain masalah mental bermain, Anjasmara mengatakan bergulirnya kembali kompetisi internal Persis Solo bisa memberikan imbas ke Kota Solo.

"Memang harus diselenggarakan kalau memang Solo mau jadi barometer pesepakbolaan yang ada di Jawa Tengah maupun kancah nasional," ujarnya.

Baca juga: Kisah Aji Bijaksana : Dari Main di Sawah, Ikut Gothia Cup, Sampai Gabung Skuad Muda Persis Solo

Baca juga: Pengembangan Esport Persis Solo, Pengalaman Kaesang Bisa Jadi Kunci: Pernah Jadi Roaster MPL 3 Musim

Penyelenggaraan kompetisi internal bisa belajar dari Persebaya Surabaya.

Mereka bahkan telah memanen hasil dari kerja keras penyelenggaraan tersebut.

Kompetisi Internal Persebaya Surabaya mampu menghasilkan pemain-pemain potensial dan bahkan ada yang sampai memebela timnas Indonesia.

Sebut saja Andik Vermansyah, Evan Dimas, dan yang terbaru Marselino Ferdinan.

Menurut Anjasmara, itu bisa dilakukan bila ada konsistensi dalam penyelenggaraan kompetisi internal.

"Klub-klub Liga 1, (seperti) Persebaya Surabaya memang rutin menggelar kompetisi dari usia dini," ucap dia.

"Jadi mereka tidak pernah berhenti menelorkan pemain-pemain, karena setiap tahun pasti ada kompetisi," tambahnya.

Anjasmara berharap Persis Solo juga bisa mengikuti jejak Persebaya Surabaya dalam menghasilkan pemain-pemain potensial.

Bila menilik ke belakang, ada jebolan kompetisi internal Persis Solo yang sampai menembus timnas Indonesia, yakni Agung Setiabudi.

"Harapan kita, Solo harus bisa jadi seperti itu. Dulu ada Agung Setiabudi dan Imam Rahmawan, itu kan pemain nasional yang juga jebolan dari kompetisi internal Persis Solo," terang Anjasmara. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved