Berita Solo Terbaru

KRONOLOGI Pengeroyokan Pria Colomadu di Sriwedari : Kelingking Korban Kena Tebasan Sajam

Inilah kronologi pria Colomadu dikeroyok di Sriwedari, berawal dari korban berusaha menghindari pelaku di jalanan

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Agil Tri Setiawan
Tersangka pengeroyokan pria di kawasan Sriwedari. Tak ragu menyerang korban dengan sajam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 8 dari 15 orang yang diamankan dalam kasus pengeroyokan warga Colomadu di kawasan Sriwedari, Laweyan, Solo pada Senin (31/1/2022) lalu, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, 8 orang tersangka itu adalah pria berinisial M alias Gareng warga Boyolali, DH warga Solo, GTH warga Karanganyar, JHF warga Solo, LMH alias Popok warga Boyolali, BFS yang masih dibawah umur warga Boyolali, BS warga Surabaya, dan AAA warga Solo. 

Baca juga: Pria Asal Colomadu Dianiaya di Sriwedari Solo, Kendaraan di Rusak: Polisi Amankan 15 Orang Pelaku 

"Para tersangka ini setelah kegiatan di Klaten, kemudian mendatangi salah satu kafe di kawasan Sriwedari," 

"Di sana, kelompok tersangka mengkonsumsi minuman keras," kata Kapolres saat konferensi pers di Mapolresta Solo, Kamis (3/1/2022).

Dua orang dari tersangka kemudian pergi meninggalkan cafe untuk membeli rokok.

Saat perjalanan, mereka bertemu dengan korban, yang saat itu tengah mengendarai motor jenis Honda Vario nopol AD-3861-AIF. 

Kedua tersangka tersebut mengendarai motor dengan cara zig-zag, karena dipengaruhi minuman keras, dan hampir menabrak korban VAS. 

Korban kemudian memberikan jarak dengan kendaraan tersangka, namun aksi itu justru memancing amarah dua tersangka.

"Kedua tersangka marah dan mengejar korban hingga di kawasan kafe tempat teman-teman tersangka. Di sana korban dihadang kemudian dilakukan tindakan kekerasan," ucapnya.

Tersangka sempat mengalami luka akibat tebasan senjata tajam pada jari kelingkingnya.

Beruntung, korban berhasil melarikan diri, dengan meninggalkan sepeda motornya. 

Namun sepeda motor korban menjadi sasaran amarah para tersangka dan dirusak dengan menggunakan paving dan senjata tajam. 

"Delapan orang tersangka sudah kami lakukan penahanan di Rutan Polresta Surakarta," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved