Viral

Pemuda di Bantul yang Jual Perabot Rumah Demi Pacar Dipolisikan Lagi, Sang Ibu: Tak Akan Aku Cabut

Ingat pemuda di Bantul yang jual perabot hingga genting rumah orang tua demi pacar? kini kembali dipolisikan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Santo Ari | Dok Polsek
Pemuda Bantul yang menjual perabot rumah milik orang tuanya demi menuruti keinginan pacar. 

TRIBUNSOLO.COM - Masih ingat pemuda di Bantul yang viral jual perabot demi pacar?

Kini sang ibunda yakni Paliyem (53) kembali melaporkannya ke polisi.

Bahkan Paliyem mengaku tak akan mencabut laporannya atas tindakan anaknya, Dwi Rahayu Saputro (25).

Baca juga: Viral Permintaan Maaf Wanita yang Tuding Gofar Hilman Lakukan Pelecehan Seksual, Tuai Pro Kontra

Baca juga: Ingat Pemuda Bantul yang Jual Perabotan Rumah Demi Pacarnya? Kini Diulangi Lagi, Sang Ibu Ketakutan

Seperti diketahui, Paliyem juga sempat melaporkan sang anak ke polisi namun pada 11 Januari 2022, ia mencabut laporannya karena kasihan dengan anak semata wayangnya itu.

Dilansir dari Kompas.com, Dwi kembali menjual perabot, seperti meja, kursi, serta kompor pemberian Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada 14 Januari 2022 lalu.

Tak hanya itu, Dwi juga nekat menampar ibunya dengan sandal.

"(laporan polisi) tidak akan aku cabut walau siapa pun yang kasih tahu suruh mencabut. Karena ini sudah keterlaluan dan tidak bisa dimaafkan lagi. Tapi kalau yang itu, enggak saya laporkan itu (dianiaya Dwi)," kata Paliyem, saat ditemui wartawan di Mapolres Bantul dikutip dari Kompas.com, Sabtu (12/2/2022).

Rupanya Dwi juga sempat menyuruh Paliyem untuk mencari uang Rp 1 juta.

Karena takut Paliyem akhirnya tak berani pulang.

Sehingga Paliyem berharap polisi bisa segera menangkap Dwi dan pacarnya.

Baca juga: Fakta Bus GA Trans yang Terlibat Laka Maut di Bantul, Dishub Solo Sebut Layak Jalan 

Baca juga: Sesal Warga yang Hajar Petugas PLN di Bantul Karena Meteran Dicabut, Kini Terancam 2 Tahun Penjara

"Tolong itu besok diambil juga ceweknya itu, sekalian sama anak saya," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha mengaku telah menerima laporan dari Paliyem.

"Akan kami tindak lanjuti laporan sesuai mekanisme yang berlaku," ucapnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved