Brigjen TNI Junior Tumilaar Ditahan Usai Bela Lahan Warga, Kini Tulis Surat Pengampunan ke KSAD

Kini beredar sebuah foto menampilkan selembar surat yang ditulis tangan mengatasnamakan Brigjen TNI Junior Tumilaar.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Kolase Tribun Manado/Brigjen TNI Juniar Tumilaar/Website KODAM XIII/MERDEKA
Brigjen TNI Junior Tumilaar 

TRIBUNSOLO.COM - Ingat sosok Brigjen TNI Junior Tumilaar yang jadi sorotan beberapa waktu lalu?

Kini beredar sebuah foto menampilkan selembar surat yang ditulis tangan mengatasnamakan Brigjen TNI Junior Tumilaar.

Isi surat itu viral setelah beredar di media sosial, Senin (21/2/2022).

Adapun surat tersebut berisi tentang permohonan Junior untuk dievakuasi ke RSPAD dari Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Brigjen TNI Junior Tumilaar beralasan sakit asam lambung atau GERD.

Baca juga: Sosok Brigjen Widi Prasetijono: Dulu Jadi Dandim Solo di Era Wali Kota Jokowi, Kini Danjen Kopassus

Baca juga: Sosok Brigjen Zamroni, Pejabat BIN yang Sempat Dikira Suami Anggiat Sari, Ternyata Sepupu

Brigjen TNI Junior Tumilaar menulis tersebut untuk kepada KSAD, Ka Otmilti II, Danpuspom AD, dan Ditkum AD.

"Saya Brigjen TNI Junior Tumilaar SIP.,M.M., (Pati Sus Kasad), bermohon perawatan/evakuasi ke RSPAD. Karena sakit asam lambung tinggi (GERD)," tulis dalam alinea kedua surat tersebut dikutip, Selasa (22/2/2022).

Junior disebut telah ditahan sejak 31 Januari hingga 15 Februari 2022 di Pomdam Jaya.

Kemudian penahanan tersebut dilanjutkan di RTM, Depok, sejak 16 Februari 2022 hingga saat ini atau Senin (21/2/2022).

Disebutkan juga sakit GERD yang dialami Junior kambuh pada 17 Februari 2022 dan Senin (21/2/2022) dengan tensi 155/104 fluktuatif.

Selanjutnya disebutkan juga Junior memohon diampuni karena bersalah membela rakyat warga Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban penggusuran lahan dan bangunan PT Sentul City.

surat yang ditulis tangan mengatasnamakan Brigjen TNI Junior Tumilaar
Sebuah foto selembar surat yang ditulis tangan mengatasnamakan Brigjen TNI Junior Tumilaar beredar di media sosial pada Senin (21/2/2022).

"Saya juga mohon pengampunan karena tanggal 3 April 2022 saya berumur 58 tahun, jadi memasuki usia pensiun," kata Junior.

Tembusan surat tersebut ditujukan di antaranya kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, Menteri Pertahanan, Menteri Koordinator Polhukam, Panglima TNI, Kababinkum TNI, dan Orjen TNI.

Hingga berita ini diterbitkan, Tribunnews masih mencoba mengonfirmasi ke sejumlah pihak perihal surat tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved