Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Cerita Anom, Murid Mak Erot yang Buka Praktik di Solo : Tak Semua Pasien Bisa Disanggupi Lebih Besar

Ternyata di Kota Solo, ada juga cabang Mak Erot yang membuka praktek di Kampung Distrikan RT 04 RW XI, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Agil Tri
Anom Sulistyo, terapis Mak Erot di Kampung Distrikan RT 04 RW XI, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran jika mendengar nama Mak Erot?

Baca juga: Buka di Kota Solo, Ini Sosok Anom Sulistyo Terapis Mak Erot, Akui Bisa Atasi Masalah Kejantanan Pria

Terlebih Anda pasti sering mendapati iklan atau poster di pinggir jalan saat berkendara dengan tawaran bisa memperpanjang alat vital.

Sangat jelas ditulis melayani pengobatan alternatif yang bisa mengatasi masalah vitalitas pria.

Ternyata di Kota Solo, ada juga cabang Mak Erot yang membuka praktek di Kampung Distrikan RT 04 RW XI, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari.

Tempat pengobatan alternatif Mak Erot di Kota Solo sendiri sudah ada sejak tahun 2014 lalu.

Di sana ada seorang terapis bernama Anom Sulistyo, yang sudah berguru kepada keluarganya Mak Erot yang merupakan sosok asli Sukabumi, Jawa Barat sejak tahun 2003 lalu.

"Sekarang bisnisnya yang mengelola anaknya, di sini hanya cabang saja," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (23/2/2022).

Anom mengatakan, Mak Erot memiliki 3 anak, yang semuanya menekuni terapi vitalitas pria di Sukabumi dan Jakarta.

Karena tertarik, dia memutuskan untuk belajar menjadi terapis pada tahun 2003 lalu di Sukabumi.

"Tahun 2007 mulai praktek, tapi masih didampingi. Tahun 2010, sudah praktek sendiri di Jawa Timur, lalu 2014 disini sampai sekarang," jelasnya.

Dia menerangkan, bisa membantu mengatasi masalah seksualitas bagi pria seperti, ejakualasi dini, sperma encer, memperbesar ukuran, lemah syahwat, dan impoten.

Baca juga: Catat! Urus SIM dan STNK Kini Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan, Bagaimana Nasib yang Tidak Punya?

Baca juga: Alasan Kartu BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah dan Rumah, Berlaku Mulai 1 Maret 2022

Permasalahan pria itu akan dibantu disembuhkan dengan cara dipijit dan diberikan ramuan khusus.

"Sekali terapi itu waktunya 30-45 menit, nanti dipijit pada titik-titik sesuai dengan keluhannya," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved