Berita Klaten Terbaru

Staf Terpapar Covid-19, Pelayanan Dinas Pendidikan Klaten Tutup Hari Ini 

Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten menutup pelayanan untuk masyarakat hari ini, Jumat (25/2/2022). 

Istimewa
Pelayanan publik atau administrasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten tutup selama 1 hari, Jumat (25/2/2022) dan kembali normal pada Selasa (1/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten menutup pelayanan untuk masyarakat hari ini, Jumat (25/2/2022). 

Penutupan dilakukan setelah satu staf mereka terkonfirmasi positif Covid-19 usai menghadiri hajatan pernikahan.

"Ini bukan lockdown, pelayanan untuk publik kita hentikan dulu, karena ada yang positif. Namun untuk pegawai tetap masuk," jelas Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Yunanta pada TribunSolo.com lewat sambungan pesan aplikasi whatsapp.

Baca juga: Bukan di Solo, Seratusan PNS Brebes yang Kena Corona Usai Bintek di Hotel Ini, Begini Kata Manajemen

Baca juga: Tujuh Pegawai Pemkab Boyolali yang Positif Corona Tak Mengalami Gejala, Kini Mereka Isolasi Mandiri

"Yang ditutup pelayanan legalisir, orang pengajukan kenaikan pangkat dan sebagainya. Itu berhenti dulu, khusus hari Jumat" imbuhnya. 

Yunanta mengatakan, ada 1 stafnya yang terkonfirmasi positif setelah menghadiri acara hajatan. 

"Jadi awalnya staf tersebut menghadiri acara hajatan pernikahan, lalu tidak enak badan. Kemudian diswab Sabtu pekan lalu, hasilnya positif," kata Yunanta.

Baca juga: Nasib Wisatawan Positif Corona Pamer Jalan-jalan ke Malang, Kini Polisi Layangkan Surat Panggilan

Yunanta mengatakan, saat ini staf tersebut sudah menjalani isolasi mandiri sejak Senin (21/2/2022). Meskipun tidak ada kontak erat, kantor ditutup sebagai langkah antisipasi.

"Penutupan pelayanan masyarakat itu untuk antisipasi saja. Meski sejak hari Senin yang bersangkutan sudah tidak masuk kantor," terang Yunanta.

Kebijakan ini, kata Yunanta, sudah dilaporkan ke Sekda dan asisten. 

Dia menambahkan, bahwa tracing di kantornya tidak dilakukan.

"Tracing di kantor tidak dilakukan karena semua sehat. Selain itu yang positif sudah tidak kontak sejak pekan lalu," papar Yunanta.

"Karena staf itu kena dulu, setelah itu baru enggak masuk," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved