Sejarah Kota Solo

Inilah Penampakan Salah Satu Rumah Tertua di Solo, Umurnya Lebih Tua dari Masjid Agung Kraton Solo

Seperti apa rumah orang Jawa di tahun 1700-an? Bila ingin melihat, berkunjunglah ke Omah Lawas Laweyan di Kampung Batik Laweyan Solo.

TribunSolo.com/Vincentyus Jyestya
Omah Lawas Laweyan di Kampung Batik Laweyan, yang kini ditinggali Dewi Saraswati. Dibangun tahun 1758, atau lebih tua dari Masjid Agung Keraton Surakarta yang dibangun tahun 1763. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seperti apa rumah orang Jawa di tahun 1700-an, atau di era kolonialisme Belanda?

Bila ingin melihat, berkunjunglah ke Kampung Batik Laweyan Solo.

Baca juga: Menyelamatkan Rumah Martodinaman, Salah Satu Rumah Tertua di Solo yang Masih Utuh

Baca juga: Cerita Bungker Rumah Tua Laweyan Solo, Dari Tempat Mengecoh Belanda, Sampai Tempat Petak Umpet Bocah

Di sana, anda bisa mencari Omah Lawas Laweyan.

Lokasi tepatnya rumah ini berada di Jl. Sayangan Wetan, RT 01 RW 02, Kec. Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah.

Mural di dinding gang bisa menjadi penanda bagi mereka yang berniat mengunjungi.

Tertulis pula dalam kayu yang tertempel di tembok 'Omah Lawas'.

Rumah dari keluarga perajin cap batik Martodinaman itu ditinggali oleh Dewi Waraswati (61), sang pewaris sekaligus perawat rumah kuno itu.

Keluarga meyakini rumah itu dibangun tahun 1758, dan masih asli sampai sekarang.

Itu artinya, rumah ini lebih tua dari Masjid Agung Keraton Surakarta, yang didirikan tahun 1763.

Rumah tua ini merupakan rumah Trah Martodinaman, diambil dari kakek Dewi, seorang juragan cap batik di kawasan tersebut.

Menurut Dewi, dahulu sang kakek pernah menceritakan padanya, Kampung Sayangan berarti kampung tembaga.

Para penduduknya pun membuat kendil hingga kukusan dari bahan tembaga.

Seiring berjalannya waktu, banyak yang beralih membuat cap untuk digunakan membatik.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved