Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Viral

Fakta Viral Warga Ceburkan Mobil ke Sungai, Kapolrestabes Palembang Jamin Tak Ada Lagi Tawuran

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib buka suara soal viral warga ceburkan mobil ke sungai.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tangkan Layar via Kompas.com
Warga menceburkan mobil ke sungai di Palembang. 

TRIBUNSOLO.COM - Setelah insiden warga ceburkan mobil ke sungai viral di media sosial, Kapolrestabes Palembang buka suara.

Diketahui, kini pihak kepolisian mendirikan posko pengamanan di kawasan Jembatan Gledek Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan.

Tujuannya untuk mengantisipasi kembali terjadinya tawuran antar warga setempat.

Baca juga: Viral Warga Ceburkan Mobil ke Sungai di Palembang, Kesal Pengemudi Ugal-ugalan hingga Tabrak Orang

Dilansir dari Kompas.com, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib mengatakan, mereka telah melakukan pertemuan antar dua kelompok yang bertikai, yaitu warga kawasan 13 Ilir dan 9 Ilir.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung para toko masyrakat, lurah, camat hingga Polsek Ilir Timur 1 dan 2.

Sementara hasil pertemuan itu disepakati tak ada lagi tawuran antar warga yang menimbulkan keresahan.

"Warga sudah sepakat didirikan posko pengamanan dan akan dilakukan patroli rutin disini. Warga sepakat tak ada lagi tawuran," kata Ngajib dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/3/2022).

Lebih lanjut, Ngajib mengatakan pertikaian antar warga yang terjadi pada Minggu (13/3/2022) disebabkan adanya pengemudi mobil yang menabrak dua orang warga setempat.

Masyrakat 13 Ilir yang geram, langsung mengepung mobil tersebut.

Namun, pengemudi itu meninggalkan mobilnya karena kendaraan itu tak dapat melintas akibat terjebak jalan yang telah dipasang tenda untuk hajatan.

"Penyebabnya, awalnya ada seseorang mengendarai kendaraan masuk ke lorong ada menabrak masyrakat. Itulah awal mulanya, kemudian warga datang ke lokasi kejadian untuk mendapatkan orang yang mengendarai mobil itu, tapi tidak dapat hingga akhirnya dilakukan pengerusakan dan mobilnya diceburkan ke sungai," jelasnya.

10 orang diamankan petugas dalam kasus ini, termasuk pengemudi yang mobilnya diceburkan warga ke sungai tersebut untuk dimintai keterangan.

Kemudian, menurut Ngajib, mendapatkan dua laporan berbeda pada kasus tersebut yaitu kasus pengerusakan mobil dan aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh warga.

Baca juga: Viral Wanita Dilamar Sang Kekasih Pakai Baliho Besar, 1,5 Bulan PDKT Langsung Diajak Nikah

"Pengemudi sudah diamankan masih diproses. Di dalam mobil ada tiga orang, semuanya positif narkoba tapi tidak ditemukan barang bukti. Kami sekarang masih melakukan pemeriksaan, bila ada yang terbukti terlibat kasus kriminal tentu akan kami tindak," bebernya.

Terakhir, Ngajib berharap situasi di kawasan Jembatan Gledek kembali kondusif.

Sehingga tak ada tawuran yang dapat menimbulkan keresahan di masyrakat.

(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved