Viral

Viral Video ART Tampar hingga Seret Anak Majikan di Cengkareng, Netizen Geram Lihat Rekaman CCTV

Viral di media sosial Twitter, video dua orang ART memganiaya anak majikan. Satu pelaku sempat kabur.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi penganiayaan terhadap anak di bawah umur. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA --Viral di media sosial, video dua orang asisten rumah tangga (ART) di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, diduga melakukan penganiayaan kepada tiga anak majikannya.

Diketahui korban masih berusia di bawah lima tahun (balita).

Video itu menuai komentar miris netizen pengguna Twitter saat diunggah di media sosial.

Banyak yang mengutuk aksi pelaku yang tega melakukan kekerasan kepada anak-anak.

Kini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

Baca juga: Viral Artis Ini Perlakukan Anak ART di Rumah Layaknya Anak Kandung, Banjir Pujian Netizen

Baca juga: Anggap ART Seperti Anak Sendiri, Meisya Siregar Sedih Ditinggal ART yang Sudah Mengabdi 4 Tahun

Menanggapi kasus itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, aksi penganiayaan terungkap berkat rekaman CCTV di lingkungan komplek perumahan tempat balita itu tinggal.

Terlihat dalam rekaman CCTV dua ART menganiaya ketiga balita tersebut dengan cara menampar, mencubit, hingga menyeret mereka.

Adapun salah satu anak diketahui berusia tiga tahun dan dua lainnya merupakan anak kembar berumur 1,5 tahun.

"Berawal dari laporan sekuriti komplek, kami tindak lanjuti dan anggota datang ke lokasi. Ada penganiayaan yang dilakukan kepada anak majikan di komplek tersebut," kata Ardhie di Cengkareng, Kamis (17/3/2022), dilansir dari Kompas.com.

Saat ini salah satu pelaku sudah diamankan, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi penganiayaan tersebut.

"Saat ditanya, pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan menganiayaan," kata Ardhie.

Sementara itu, ibu korban, VE, mengatakan bahwa dia tidak mencurigai kedua ART yang sudah bekerja dengannya selama beberapa bulan itu.

Namun, ia sempat menyadari ada keanehan di tubuh anaknya yang berusia tiga tahun.

Saat itu dia melihat ada memar di wajahnya.

"Tapi kata ART saya dia habis lari-larian jadi wajahnya merah, tapi pas ditanya anak saya cuma bisa nangis saja," kata VE kepada wartawan.

VE pun baru mengetahui perihal penganiayaan tersebut setelah tetangganya memberitahukan rekaman CCTV tersebut. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved