Serie A

Federasi Sepak Bola Italia akan Keluarkan Juventus dari Liga, Jika Masih Kekeh Soal Liga Super Eropa

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), geram dengan sikap Juventus yang ingin menghidupkan proyek Liga Super Eropa (European Super League), yang merupakan

Penulis: Tribun Network | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com / AFP
Pemandangan bendera berlogo klub Juventus di Juventus Stadium, Turin, 21 April 2021. (Marco BERTORELLO / AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), geram dengan sikap Juventus yang ingin menghidupkan proyek Liga Super Eropa (European Super League).

Liga Super Eropa sendiri menjadi ajang tandingan Liga Champions Eropa.

Yang mana, ada 12 tim elit Eropa yang akan menyelenggaran Liga Super Eropa.

Klub-klub itu adalah Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid, Manchester United, Manchester City, Arsenal, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Liverpool, serta Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. 

Akan tetapi, proyek European Super League atau Liga Super Eropa mendapatkan tentangan dan kritik dari kalangan suporter bola, UEFA, bahkan FIFA.

Baca juga: Performa Paul Pogba Masih Angin-anginan, Pelatih Manchester United Kini Dijadikan Kambing Hitam

Baca juga: Tampil Gacor, Juventus Putuskan Tak Perpanjang Kontrak Dybala, 3 Hal Ini Jadi Alasan

Baca juga: Cabut dari Manchester United, Lalu Gabung PSG, Pogba : Mengapa Tidak ?

Baca juga: Dibidik Real Madrid, Haaland Minta Saran Sama Odegaard : Itu Bukan Sesuatu Yang Istimewa

Sebagian besar kritik terhadap European Super League atau Liga Super Eropa mengarah kepada kekhawatiran tentang elitisme dan kurangnya daya saing dalam kompetisi.

Imbas dari kritik dan tentangan tersebut, sembilan klub yang terlibat mengumumkan niat mereka untuk mundur kala itu.

Hanya kurang dari 2x24 jam, enam klub dari Liga Inggris, disusul dua tim Liga Italia (AC Milan dan Inter Milan), lalu Atletico Madrid dari Liga Spanyol, mundur akibat desakan dari para fan fanatik mereka

Adapun tiga klub tersisa yaitu Barcelona, Real Madrid, dan Juventus, tetap bersikukuh untuk melanjutkan mega proyek tersebut.

Hanya saja, keterlibatan Juventus mendapatakan peringatan keras dari Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina.

Pemain Juventus, usai bertanding di Babak 16, leg 2 Villarreal CF pada 16 Maret 2022 di Allianz Stadium di Turin, Italia - Foto Nderim Kaceli / DPPI
Nderim Kaceli / DPPI via AFP
Pemain Juventus, usai bertanding di Babak 16, leg 2 Villarreal CF pada 16 Maret 2022 di Allianz Stadium di Turin, Italia - Foto Nderim Kaceli / DPPI Nderim Kaceli / DPPI via AFP (AFP)

Gabriele Gravina mengatakan bahwa Juventus akan dikeluarkan dari Liga Italia jika mereka menghidupkan kembali rencana European Super League.

"Kontrak itu adalah hipotesis perencanaan," ujar Gabriele Gravina, dinukil BolaSport.com dari Goal Internasional. 

"Jika itu menjadi kenyataan, Juventus akan tersingkir dari liga Italia," kata Gabriele Gravina lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Gravina juga mengungkapkan jika European Super League adalah solusi yang salah dan berharap Liga Italia bisa meningkatkan kualitasnya.

"Liga Super Eropa adalah solusi yang salah untuk kebutuhan nyata." 

"Italia juga harus memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas kejuaraan dan membuatnya lebih menarik untuk memperluas pasar seperti Arab," tutur Gabriele Gravina menambahkan. (*)

Gelandang Juventus Amerika Weston McKennie (Atas) melakukan sundulan saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter vs Juventus pada 17 Januari 2021 di stadion San Siro di Milan.
Gelandang Juventus Amerika Weston McKennie (Atas) melakukan sundulan saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Inter vs Juventus pada 17 Januari 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

 

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Keras Kepala soal Liga Super Eropa, Juventus Terancam Dikeluarkan dari Liga Italia

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved