Ingat Nengsi Marlina? Wanita yang Dibakar Polisi di Lahat Karena Tak Terima Diputus, Kini Meninggal

Setelah kritis, gadis yang dibakar kekasihnya yang merupakan anggota polisi Polres Lahat meninggal dunia.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Nengsi Marlina dibakar pacarnya oknum anggota polisi Polres Lahat. 

TRIBUNSOLO.COM - Masih ingat dengan Nengsi Marlina (24)?

Gadis yang dibakar kekasihnya yang merupakan anggota polisi Polres Lahat.

Kabar terbarunya Nengsi Marlina meninggal dunia setelah dirawat selama 16 hari.

Dilansir dari Sriwijaya Post, korban dinyatakan meninggal sekira pukul 14.37 saat menjalani perawatan di ruang ICU RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Baca juga: Detik-detik Mobil Travel Elf Terbakar di Tol Semarang-Solo : 12 Penumpang Berhamburan dan Selamat

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan disemayamkan di Pal 100 Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sabtu (26/3/2022).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, beberapa hari terakhir korban mengalami kritis dan memerlukan darah 0 sehingga terpaksa kembali dibawa kembali ke ruang ICU dari ruang perawatan sal Lematang 5.

Sayangnya, korban tidak bisa diselamatkan meski tim medis RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Menurut kakak perempuan korban Trisnawati, membenarkan jika adiknya telah meninggal dunia dan akan dikebumikan hari ini juga.

Sementara itu, Ketua RT 03 Salidin, membenarkan ada warganya bernama Nengsi Marlina meninggal dunia dari korban pembangkaran dan akan dimakamkan di Pal 100 pada hari ini.

Diberitakan sebelumnya, Nengsih Marlina dibakar Brigadir AN Oknum Polisi Polres Lahat.

Akibatnya korban menderita luka bakar sangat parah disekujur tubuhnya, sedangkan pelaku juga menderita luka bakar dikedua tangan dan sedikit bagian muka yang dirawat di Sal Bedah ruang Enim 1.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah kontrakan temannya di gang Kolam, Rumah Tumbuh, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Kamis (10/3/2022) sekitar pukul 22.30 WIB.

Aksi nekat tersebut berawal korban dan pelaku telah menjalin hubungan asmara selama beberapa tahun.

Setelah lama menjalin hubungan, korban baru mengetahui jika pelaku telah beristri yang tengah hamil tua dan memiliki dua anak.

Atas saran keluarga dan pertimbangannya, akhirnya korban memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmaranya.

Namun, pelaku malah tidak terima diputus secara sepihak, dan terus berusaha menghubungi dan mencari korban, namun korban selalu menghindar.

Ternyata persembunyian korban tetap terendus oleh pelaku.

Baca juga: Anggota Polisi di Buleleng yang Viral Naik Motor Tanpa Busana Ternyata Sudah Keluar Masuk RSJ

Baca juga: Tak Terima Diputus, Oknum Polisi di Lahat Sumatera Selatan Nekat Bakar Pacarnya, Ini Kata Kapolres

Hingga akhirnya pelaku menemukan korban.

Pelaku langsung marah-marah dan mencaki maki korban.

Kemudian tanpa basa basi langsung menyiramkan Bensin yang telah dibawanya sebanyak dua botol ketubuh korban.

(*)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved