La Liga

Peringatan Laporta soal Gaji di Barcelona : Tidak Masalah, Jika Ada Yang Tidak Ingin Berada di Sini

Presiden Barcelona, Joan Laporta tidak ingin mengulangi kesalahan manajemen finansial yang sempat dilakukan para pendahulunya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / AFP
Presiden Barcelona, Joan laporta saat melihat pengenalan Luuk de Jong di Camp Nou Stadium, 9 September 2021. (David Ramos/Getty Images/AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Barcelona, Joan Laporta tidak ingin mengulangi kesalahan manajemen finansial yang sempat dilakukan para pendahulunya.

Pembatasan pengeluaran nampaknya masih akan diberlakukan Laporta dalam waktu dekat. Itu termasuk pemotongan gaji.

Bila pemain tidak bisa menerimanya, pintu keluar Camp Nou telah dibuka.

Para pemain dan staf Barcelona sudah tahu tentang kondisi finansial klub dengan Laporta telah menjelaskannya.

Di satu sisi, Laporta dan jajarannya hanya ingin mempertahankan pemain yang benar-benar ingin bermain untuk Barcelona.

Ousmane Dembele, Gavi, dan Ronald Araujo pun telah mendapat penjelasan soal itu.

Itu terjadi saat diskusi soal kontrak baru antara perwakilan klub, agen pemain, dan pemain baru-baru ini.

Baca juga: Masa Depan Dembele di Barcelona, Pedri : Saya Bercanda Dengannya, Tapi Itu Tetap Keputusannya

Baca juga: Belum Ada Kesepakatan Sama Real Madrid, Chelsea Sumringah Bisa Genjot Perburuan Aurelien Tchouameni

Laporta menjelaskan gaji yang diberikan nantinya akan didasarkan parameter yang telah ditetapkan petinggi klub.

"(Gaji) mereka akan didasarkan pada parameter yang dipahami semua orang," jelas dia kepada Mundo Deportivo dilansir dari Marca.

"Saya berharap mereka akan beradaptasi. Tidak masalah, jika ada yang tidak ingin berada di sini," tambahnya.

Laporta percaya para pemain harus melihat ke manajer Barcelona, Xavi Hernandez.

Ia menjadi salah seorang yang memiliki gaji terendah di klub berada di kisaran 3 juta Euro.

Padahal, jumlah tersebut jauh dibanding penghasilannya saat masih melatih di Qatar.

Laporta sangat jelas bila tidak ada pemain yang berada di atas klub.

Ia bahkan tidak akan mengambil risiko yang akan mengganggu stabilitas klub.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved