Berita Solo Terbaru

Cara Membuat Bubur Samin Banjar : Diaduk Terus 2 Jam, Habis 40 Kg Beras Dicampur Sayuran dan Daging

Tradisi pembagian bubur ini sudah dilakukan sejak 1985 dan hanya terhenti pada 2019-2020 karena pandemi Covid-19. 

TribunSolo.com/Vincentius Jyestha
Proses pembuatan bubur samin di Masjid Darussalam Solo, Minggu (3/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masjid Darussalam Solo kembali membagikan bubur samin khas Banjar, Martapura, Kalimantan Selatan ke masyarakat. 

Tradisi pembagian bubur ini sudah dilakukan sejak 1985 dan hanya terhenti pada 2019-2020 karena pandemi Covid-19. 

TribunSolo.com berkesempatan melihat cara pembuatan dari Bubur Samin Banjar tersebut. 

Sebuah panci berukuran besar yang berisikan air tampak sudah dipanasi sejak pukul 11.00 WIB. 

Baca juga: Bubur Samin Banjar Kembali! Panitia Bagikan 1.300 Porsi Setiap Hari di Masjid Darussalam Solo

Baca juga: Nikmatnya Bubur Samin Khas Solo, Kuliner Legendaris Hanya Ada saat Bulan Ramadan

Di bagian bawah panci, api terus berkobar dengan ditutupi seng sehingga panas semakin terkonsentrasi. 

Racik-racik bubur ini baru dimulai sekira pukul 12.18 WIB, terpantau bumbu dimasukkan ke dalam panci. 

Sepiring bubur Samin disajikan bersama segelas kopi susu, Sabtu (27/5/2017) petang. Ini merupakan tradisi asli Banjar.
Sepiring bubur Samin disajikan bersama segelas kopi susu, Sabtu (27/5/2017) petang. Ini merupakan tradisi asli Banjar. (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

Adukan pun mulai dilakukan oleh seorang pria. 

Berdasarkan penuturan Ketua Panitia Noor Cholish, adukan itu akan terus dilakukan selama proses memasak Bubur Samin Banjar. 

"Ini harus diaduk terus," ujar Noor Cholish, kepada TribunSolo.com, Minggu (3/4/2022). 

Setelah beberapa saat, bahan-bahan lain dimasukkan juga secara bertahap.

Seperti beras yang menjadi bahan pokok sebanyak 40 kilogram. 

"Ditambah juga bumbu-bumbu dan sayur serta daging tetelan," kata Noor Cholish.

"Juga tentu saja minyak samin yang menjadikan Bubur beraroma sedap dan berciri khas Banjar," tambahnya. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved