Viral

Kisah Pilu Bocah 8 Tahun di Bogor: Disiksa Ayah Tiri, Tangan dan Kaki Diikat dengan Tali

Nasib pilu bocah berusia delapan tahun di Bojonggede, Kabupaten Bogor, dianiaya ayah tiri.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
(Kompas.com/ERICSSEN)
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus penganiayaan yang dilakukan ayah tiri terhadap bocah berusia delapan tahun di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat warga berusaha menyelamatkan bocah kecil yang terkunci di dalam rumah kontrakan.

Mulanya, warga mencoba masuk dengan mencobrak pintu kontrakan yang dikunci.

Baca juga: Inilah Bengisnya Bos Bank Plecit Wonogiri yang Aniaya Nasabah : Diinjak, Disiram Air hingga Dijambak

Di rumah yang gelap itu, warga melihat seorang bocah diikat tangan dan kakinya.

Tak sendiri, bocah itu erlihat bersama tiga saudaranya yang lain.

Tampak dengan tangan dan kaki terikat, bocah itu terlihat meloncat-loncat saat dipanggil warga.

Warga yang kesal dengan langsung memukuli ayah tiri korban.

Dilansir dari Tribunbogor, Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto membenarkan peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya.

"Iya benar, itu di Desa Ragajaya semalam, tapi penanganannya langsung ke Polres Metro Depok," ungkapnya dikutip dari Tribunbogor, Rabu (6/4/2022).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, di tubuh bocah tersebut ditemukan luka bakar pada bagian tangan dan kaki kanan, yang tampak seperti bekas terkena setrika.

Baca juga: Viral Ibu Rasa Aneh saat Perjalanan Pulang Liburan, Benar Saja Anaknya Ternyata Ketinggalan di Hotel

Baca juga: Bertahun Merantau, Pria Ini Menangis saat Pulang Anak Sudah 2: Waktu Berangkat Tak Tahu Istri Hamil

"Jadi ada luka semacam bekas setrika di bagian tangan dan kaki kanan anak ini, tapi kami menunggu hasil visum juga apakah ada luka lain terkait penganiayaan yang dilakukan oleh ayahnya," terangnya.

Kini pelaku telah ditahan dan dijerat Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana lima tahun kurungan penjara.

"Iya sudah kami tahan (pelaku), karena memenuhi unsur Pasal 80 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, ancaman hukuman lima tahun penjara," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved