Mengalami Trauma Usai GP Mandalika, Marc Marquez Punya Cara Khusus Lupakan Kecelakaan

Trauma dialami Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, usai kecelakaan di Sirkuit Mandalika.

(LLUIS GENE / AFP)
Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez bereaksi setelah Moto Grand Prix Aragon di sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021. 

TRIBUNSOLO.COM - Trauma dialami Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, usai kecelakaan di Sirkuit Mandalika.

Dia lalu menyebut bahwa kecelakaan di Indonesia menjadi salah satu trauma mendalam bagi kariernya saat ini.

Baca juga: Heboh Barang Pemberian Pebalap MotoGP untuk Penonton Akan Dilelang, Kemenkeu Beri Klarifikasi

"Sebenarnya saya tidak ingat banyak (tentang kecelakaan itu). Saya lebih ingat dari video dan gambar daripada apa yang saya rasakan dan ingat," kata Marquez, dikutip BolaSport.com dari Crash.net.

"Benar bahwa Indonesia adalah GP terburuk dalam karier saya. Saya kerap terjatuh, ada kecelakaan yang tidak saya mengerti, dan pada saat pemanasan, saya menggunakan ban belakang yang berbeda, dan saya mendapatkan highside."

"Bagaimanapun, itu masa lalu dan sekarang saatnya bangun kepercayaan diri itu kembali dan membangun prosesnya."

"Sangat sulit di Indonesia tapi lebih sulit lagi saat pekan selanjutnya. Beruntungnya, saya sudah berada di sini."

Ada cara khusus melukapan trauma

Rider Repsol Honda, Marc Marquez kembali turun ke lintasan setelah pulih dari penyakit penglihatan gandanya yang kambuh.

Melakukan comeback di Circuit of The Americas (COTA) menjadi momentum yang menarik bagi sang rider.

Mengingat Marquez telah menaklukkan COTA sebayak tujuh kali dari delapan penampilannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved