Berita Karanganyar Terbaru

Duh, Kapur Semut Palsu Bikinan Karanganyar Kadung Beredar Luas, Kapur Tulis Dicelup Obat Serangga!

SW, warga Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, menjalankan bisnis pembuatan kapur semut palsu, yang diberi merk Bagus seperti aslinya.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Polisi menunjukkan barang bukti kapur semut Bagus palsu buatan pria Mojogedang, Karanganyar, Selasa (12/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pernah beli kapur semut tapi tak mempan untuk mengusir semut dan serangga lain?

Anda patut curiga, jangan-jangan kapur semut yang anda beli itu barang palsu.

Baca juga: Kapten Vincent Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Binary Options Oxtrade, Sempat Pamerkan Kekayaan

Baca juga: Viral Penipuan Modus Paket COD, Wanita Ini Bayar Rp 116 Ribu Ternyata Isinya Satu Kantong Teh Celup

Ya, Polres Karanganyar baru saja membekuk pembuatnya, yakni SW (34), warga Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

Pelaku telah melakukan praktik pemalsuan kapur ajaib dan peredaran secara ilegal di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Kresnawan Hussein mengatakan, ada dua pelaku dalam bisnis ilegal ini.

"Tersangka ada dua orang, satu tersangka bernama Delon (37), masih kami cari dan berstatus DPO," ucap Kresnawan, kepada TribunSolo.com, Selasa (12/4/2022).

Kresnawan mengatakan, kedua tersangka melakukan praktik pemalsuan kapur barus dengan cara mengubah kapur tulis menjadi kapur ajaib.

Dia menuturkan dalam aksinya, pihaknya menggunakan cairan disinfektan, bambu untuk menjemur, serta alat pemotong kapur.

"Tersangka telah memproduksi barang berupa Kapur Ajaib Merek ”Bagus”, diproduksi dengan bahan baku kapur tulis biasa, kemudian dipotong dan direndam obat insektisida, setelah kering kapur ajaib tersebut dikemas dalam plastik dan kardus dengan brand tersebut," ujar Kresnawan.

Baca juga: Dicari Polisi: Bos Besar di Balik Penipuan Robot Trading Fahrenheit, 3 Orang Sudah Ditangkap

Dia menuturkan atas perbuatan Tersangka, PT. Panca Talentamas selaku pemegang hak produksi kapur ajaib tersebut dirugikan atas penggunaan merek tanpa ijin.

Ia menjelaskan kerugian material yang ditimbulkan berupa penurunan omzet jualan hingga ratusan juta rupiah dalam satu bulan atau miliaran rupiah dalam satu tahun.

"Berdasarkan pengakuan dan atau bukti transaksi serta daftar pekerjaan Karyawan, kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 3,6 miliyar," kata Kresnawan.

Kapur ini tak hanya sudah terlanjur beredar di Karanganyar, tapi juga di daerah lain Solo dan sekitarnya. 

Kresnawan menuturkan, saat penangkapan, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 301 kardus yang berisi kapur tulis, 2  kardus yang berisi kapur yang sudah direndam disinfektan, serta sejumlah plastik bertuliskan “BAGUS  KAPUR AJAIB“.

Baca juga: Beredar Pesan WA Berantai Bupati Klaten Sri Mulyani Minta Sumbangan, Pemkab Pastikan Penipuan

Ada juga barang bukti berupa mesin pemotong kapur, serta 1 buah buku catatan gaji karyawan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved