Amien Rais Minta Luhut Mundur dari Jabatannya : Sekarang Bukan Lagi Aset Bangsa, tapi Beban Nasional

Menurut Amien, Luhut kini bukan lagi aset bangsa tetapi lebih kepada beban nasional.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
(TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Kolose Amien Rais saat masih menjadi Ketua Majelis Pertimbangan PAN menyampaikan pidato dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Jakarta Utara, di Jakarta, Sabtu (28/12/2013). Penampakan Amien Rais saat deklarasi Partai Ummat, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais mengungkapkan permintaannya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarinves) Luhut Panjaitan.

Amien Rais meminta Luhut agar mundur dari jabatannya.

Permintaan itu Amien Rais ungkapkan saat menyampaikan pidato dalam Milad Partai Ummat yang ke-1 di Jakarta, Minggu (17/4/2022).

"Pertama, seyogianya Pak Luhut segera mengundurkan diri. Sebagian besar masyarakat sipil, saya yakin sudah tidak percaya lagi pada Pak Luhut. Please, resign, the sooner, the better," ucap Amien, dikutip dari Kompas.com.

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu juga meminta Presiden Jokowi untuk memecat Luhut bila bersikeras memegang jabatan yang saat ini ia emban.

Baca juga: Amien Rais Kritik Keras soal Jokowi 3 Periode, Faldo Maldini: Kita Masih Butuh Pemikirannya

Baca juga: Amien Rais Sarankan Luhut Konsultasi ke Psikolog, Reaksi Jubir: Tak Bisa Move On Gagal Jadi Presiden

Menurut Amien, Luhut kini bukan lagi aset bangsa tetapi lebih kepada beban nasional.

"Kalau Luhut nekat dan sudah terjebak dengan narcissistic megalomania yang diidapnya, Pak Jokowi seyogianya memecat dia. Luhut bukan lagi aset bangsa, ia telah menjadi liability, menjadi national burden atau beban nasional," ujar Amien.

Amien Rais lantas mendesak Jokowi agar membuat pernyataan yang tegas bahwa masa jabatannya akan berakhir pada 20 Oktober 2024.

Selain itu, ia juga kepada Jokowi agar menginstruksikan pihak-pihak yang menyuarakan penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan presiden untuk berhenti.

Ia juga meminta agar Jokowi juga menghentikan proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Jangan nekad. Jangan isin mundur. Keenam, waktu Anda sebagai Presiden tinggal 30 bulan. Cobalah jangan nambah utang lagi dan mengabdilah pada kepentingan rakyat Indonesia sendiri bukan kepentingan oligarki yang lebih berorientasi meladeni kepentingan asing," ucap Amien. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved