Berita Solo Terbaru

Kurangi Limbah Pewarna Batik, BI Solo Ajak Gunakan Pewarna Alam dan Angkat Sustainable Fashion 

Batik merupakan identitas budaya masyarakat Indonesia yang mengekspresikan kreativitas dan spiritualitas melalui makna simbolik, warna, dan desainnya.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Solo 

Meskipun menggunakan warna alam yang prosesnya cukup lama, harga batik Kebon Indah bersaing dan sangat terjangkau. Sehingga menjadi pilihan terbaik bagi penikmat fesyen. 

Joko mengatakan konsep batik warna alam yang ramah lingkungan sekaligus pemberdayaan perempuan berbasis kelompok (community based empowerment) diangkat Bank Indonesia Solo dalam event ini diharapkan dapat membangkitkan semangat positif dan optimis bagi seluruh pelaku industri terutama industri batik dan fesyen muslim.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mempercepat akselerasi peran ekonomi syariah dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi. 

Terutama untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain global dalam perdagangan/industri halal, termasuk di dalamnya industri fashion muslim. 

"Utamanya, Bank Indonesia Solo ingin mempromosikan pengrajin batik warna alam dalam event prestigious ini sehingga gaung produk batik yang ramah lingkungan
dapat meluas," kata Joko. 

"Konsep sustainable fashion, pemberdayaan perempuan dan optimisme ini senada sengan semangat Bank Indonesia Solo dalam mendorong klaster dan UMKM binaan menuju konsep sustainable farming/product dalam upaya melestarikan lingkungan dengan mengedepankan semangat pemberdayaan," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved