Pengamat Ingatkan Bahaya NII terhadap Pemerintah RI : Bisa Kacaukan Situasi Jelang Pemilu 2024

Ridwan mengatakan, NII bisa mengacaukan situasi tanah air jelang pemilu 2024. Dirinya pun mengingatkan agar pemerintah lebih waspada.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN LAMPUNG/Perdiansyah
ILUSTRASI : Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. 

TRIBUNSOLO.COM - Pengamat terorisme Universitas Indonesia, Ridwan Habib, menyebut kemunculan Negara Islam Indonesia (NII) bisa membahayakan pemerintah Indonesia.

Ridwan mengatakan, NII bisa mengacaukan situasi tanah air jelang pemilu 2024. 

Dirinya pun mengingatkan agar pemerintah lebih waspada.

Pernyataan itu menyusul penangkapan 16 tersangka teroris NII oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri di Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (25/3/2022) lalu.

Baca juga: Densus 88 Ungkap Ciri-Ciri Anggota NII : Biasanya Tak Mau Ibadah Berjamaah dengan Masyarakat

Baca juga: NII Berencana Melengserkan Pemerintahan Jokowi, Densus 88 : Mereka Mau Pakai Golok untuk Aksi Teror

Adapun penangkapan tersebut merupakan rangkaian pengungkapan beberapa wilayah sebelumya. 

Para tersangka diduga menginginkan untuk mengubah ideologi Pancasila dengan syariat Islam.

"Jadi mereka mempunyai tujuan untuk membuat situasi dalam negeri menjadi chaos (kisruh), ketika chaos mereka bisa mengusulkan adanya perubahan konstitusi, dalam hal ini konstitusi versi NII."

"Saya kira ini alarm tanda bahaya kepada pemerintah Indonesia untuk bersiap mengamankan benar terutama proses pemilu 2024."

"Kita dukung Densus 88 dalam membongkar jaringan ini, sekecil apapun apabila nanti terbukti di pengadilan mereka melakukan tindak pidana terorisme tentu akan diproses hukum," kata Ridwan, dikutip dari kanal YouTube KompasTV, Minggu (24/4/2022).

Ridwan lebih lanjut, mengimbau untuk semua pihak agar tidak mendiskreditkan masyarakat Sumatera Barat. 

Kata dia, tersangka yang ditangkap hanyalah oknum dan bukan orang lokal Sumbar.

"Saya kira juga tidak perlu membuat kerisauan di masyarakat Sumatera Barat, karena mereka ini hanya oknum saja dan barangkali bukan orang lokal sana."

"Karena itu perlu diteliti, dipahami, dan diikuti benar proses yang berjalan," ucapnya. 

Organisasi Terlarang NII Rencanakan Kerusuhan Seperti yang Terjadi Tahun 1998

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved