Presiden Jokowi Turun Tangan, Akhirnya Harga Minyak Goreng Mulai Turun, tapi Belum Merata di Daerah

Menurut seorang warga, harga minyak goreng sekarang tergantung kebijakan dari pihak penjualnya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
BPMI Setpres
Presiden Jokowi mengecek langsung ketersediaan minyak goreng di sejumlah lokasi pasar dan toko swalayan, di DIY, Minggu (13/03/2022) 

TRIBUNSOLO.COM - Akhirnya harga minyak goreng kemasan sederhana dan premium mulai turun harga.

Penurunan harga minyak goreng terjadi setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan larangan ekspor bahan baku minyak goreng sawit dan minyak goreng sawit, pada Jumat (22/4/2022).

Penurunan harga minyak goreng, salah satunya terjadi di daerah Cikarang, Jawa Barat.

Diberitakan Kompas.tv, seorang warga bernama Siwi Utami, membeli minyak goreng merek Sovia kemasan 2 liter seharga Rp47.000.

Menurut dia, harga tersebut sudah turun dari harga sebelumnya.

Baca juga: Jadi Tersangka Mafia Minyak Goreng, Indrasari Kini Berpotensi Jadi Tersangka Korupsi lmpor Besi

Baca juga: Kejagung Tangkap Mafia Minyak Goreng, AHY : Jangan Hanya Satu atau Dua Orang yang Jadi Kambing Hitam

"Turun, biasanya Rp49.000. Itu belinya di warung, kalau di minimarket malah masih Rp49.000," kata Siwi kepada Kompas TV, Selasa (26/4/2022).

Walaupun harga minyak goreng sudah mulai turun, Siwi masih mengeluh tentang tukang sayur langganannya yang tidak lagi memberikan THR berupa minyak goreng.

"Karena sering belanja banyak, suka dikasih THR minyak goreng kalau Lebaran, tapi tahun ini enggak ada karena mahal," ujarnya.

Selama ini, sebagian masyarakat Indonesia, memang kerap memberi bingkisan bahan pangan kepada keluarga, kerabat, pelanggan, atau orang-orang tertentu jelang Hari Raya Idul Fitri.

Isi parsel sederhana itu biasanya terdiri dari minyak goreng, mi instan, teh, gula, kopi, sirup, dan biskuit.

Hal itu seperti yang dilakukan Eva Mirna, seorang warga Condet, Jakarta Timur

Ia bersama orang tua teman-teman sekelas anaknya mengumpulkan uang untuk memberi THR sembako kepada sejumlah guru dan penjaga sekolah.

Meski minyak goreng lagi mahal, mereka sepakat akan tetap memasukannya ke dalam parsel.

Eva pun rela menempuh perjalanan belasan kilometer untuk belanja di supermarket di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved