Presiden Jokowi Turun Tangan, Akhirnya Harga Minyak Goreng Mulai Turun, tapi Belum Merata di Daerah

Menurut seorang warga, harga minyak goreng sekarang tergantung kebijakan dari pihak penjualnya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
BPMI Setpres
Presiden Jokowi mengecek langsung ketersediaan minyak goreng di sejumlah lokasi pasar dan toko swalayan, di DIY, Minggu (13/03/2022) 

Presiden mengakui, sejumlah kebijakan pemerintah untuk menangani persoalan minyak goreng belum efektif.

"Ya masalah minyak goreng kan masih menjadi masalah kita sampai saat ini," ujar Jokowi saat memberikan keterangan di Pasar Bangkal, Sumenep, Madura sebagaimana dilansir dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (20/4/2022).

"Meskipun masyarakat kita beri subsidi minyak goreng tetapi kan kita ingin harganya yang lebih mendekati normal," ungkapnya.

Baca juga: Usai Mafia Minyak Goreng Dicokok, Kapan Harga Migor Turun? Diprediksi Harga Tinggi sampai Akhir 2022

Baca juga: Tega Bikin Minyak Goreng Langka dan Mahal, Ini Peran Masing-masing 4 Tersangka Mafia Minyak Goreng

Sementara itu, harga minyak goreng di pasaran internasional sangat tinggi.

Alhasil ada kecenderungan produsen lebih ingin mengekspor minyak goreng ke negara-negara lain.

"Kebijakan-kebijakan kita, misalnya penetapan HET (harga eceran tertinggi) untuk minyak curah kemudian subsidi ke produsen ini kita lihat sudah berjalan beberapa minggu ini belum efektif," ungkap Jokowi.

"Di pasar saya lihat minyak curah banyak yang belum sesuai dengan HET yang kita tetapkan. Artinya memang ada permainan," tegas kepala negara.

Jokowi lantas memberikan tanggapannya terkait penetapan empat orang tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin fasilitas ekspor minyak goreng.

Dia meminta kasus ini diusut tuntas sehingga dapat diketahui oknum yang bermain.

"Kemarin Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menetapkan empat tersangka urusan minyak goreng ini. Dan saya minta diusut tuntas sehingga kita bisa tahu siapa ini yang bermain, bisa ngerti," katanya.

Adapun kunjungan Presiden Jokowi ke Sumenep Rabu ini untuk melakukan peresmian Bandara Trunojoyo dan membagilan bantuan sosial kepada masyarakat dan pedagang di sejumlah pasar setempat. 

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melarang ekspor minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022 mendatang.

Kebijakan larangan ekspor minyak goreng itu diambil berdasarkan hasil rapat mengenai pemenuhan kebutuhan pokok rakyat jelang Lebaran 2022, terutama mengenai ketersediaan minyak goreng di Indonesia.

Keputusan ini diambil guna menjamin ketersediaan minyak goreng dalam negeri dengan harga yang terjangkau.

"Dalam rapat tersebut telah saya putuskan, pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis, 28 April 2022 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian," ujar Jokowi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (24/4/2022). (*)

Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved