Salah Tantang Orang, Pria yang Ancam Patahkan Leher Bobby Nasution Mengira Bobby Bos Tukang Parkir

RP sudah meminta maaf langsung di depan Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat gelar perkara di Polrestabes Medan di Mapolrestabes Medan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra (kiri) bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution (kanan) menginterogasi Rizkan Putra. 

TRIBUNSOLO.COM -- Wali Kota Medan Bobby Nasution akhirnya mengungkapkan alasan dirinya melaporkan pria yang mengancam bakal mematahkan lehernya dan seorang petugas e-parking atau parkir elektronik .

Menantu Presiden Joko Widodo ini mengatakan, pria yang berinisial RP dilaporkan karena bukan mengancam mematahkan lehernya tetapi telah melukai petugas e-parking Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

Bobby Nasution mengungkapkan hal itu setelah rapat bersama Kapolrestabes Medan di Mapolrestabes Medan, Senin (25/4/2022).

"Ya, itu di lapangan biasa. Tapi yang paling ditekankan bukan masalah batang leher Bobby Nasutionnya, bukan. Tapi ini petugas parkir kita yang jadi korban. Walaupun enggak jadi dipatahkan lehernya, tapi tangannya (petugas e-parkirng) ditarik dan dijepit di jendela mobil dan kemudian dijalankan mobilnya. Itu poin pentingnya," ungkap Bobby, dilansir dari Tribun Medan.

Baca juga: Tanggapan Bobby Nasution soal Pria yang Ancam Patahkan Lehernya, Pelaku Kini Jadi Tersangka

Baca juga: Tampang Pria Gondrong yang Viral Ingin Patahkan Leher Bobby Nasution, Kini Ditangkap Polisi

Tak hanya itu, Bobby juga berterima kasih kepada para petugas parkir Pemkot Medan yang selama ini telah tegas untuk dapat menerapkan e-parking.

Ia pun kembali mengingatkan, sistem parkir yang ada di sejumlah ruas jalan di Medan tetap akan menggunakan sistem cashless.

"Kita tekankan cara pembayarannya bukan bayar enggak bayarnya. Jadi mengganti cash ke cashless. Jadi memang sudah sangat benar yang dilakukan oleh jukir," ujar dia.

RP ditangkap

Diberitakan sebelumnya, setelah video RP adu mulut dengan petugas parkir dan akhirnya mengeluarkan ancaman akan mematahkan leher Wali Kota Bobby, polisi segera menangkap RP di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Kapolrestabes Kombes Valentino Alfa Tatareda, mengatakankasus tersebut masuk dalam kategori penganiayaan. RP saat ini sedang diperiksa di Mapolsek Medan Kota.

"Ya, jadi memang sudah ada unsur penganiayaannya. Nah, tadi subuh sudah diamankan di Polsek Medan Kota. Jadi ini sedang kita proses penyidikan," kata Valentino.

Minta maaf

Sementara itu, RP meminta maaf langsung di depan Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat gelar perkara di Polrestabes Medan di Mapolrestabes Medan.

Menurut RP, dirinya tak mengetahui nama 'Bobby' yang disebutkan juru parkir adalah Wali Kota Medan.

"Saya mohon maaf sebesarnya kepada Pak Bobby. Saya tidak tahu, saya pikir pak Bobby itu bos tukang parkirnya. Kepada tukang parkir juga saya minta maaf," katanya. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved