Berita Solo Terbaru
Kasus Kebakaran Pasar Mebel Gilingan Solo, Polisi Periksa 13 Saksi dari Pedagang
Proses penyelidikan kasus kebakaran pasar Mebel Solo, masih terus didalami petugas kepolisian.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proses penyelidikan kasus kebakaran pasar Mebel Gilingan Solo, masih terus didalami petugas kepolisian.
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, belasan saksi telah dimintai keterangan.
"Kami sudah memeriksa 13 orang saksi dalam kasus kebakaran tersebut," katanya, Jumat (6/5/2022).
Baca juga: Bantuan untuk Pedagang Pasar Mebel Gilingan yang Terdampak Kebakaran Masih Dalam Proses Pendataan
Baca juga: Agar Tak Berpolemik, Gibran Minta Polisi Gercep Temukan Penyebab Terbakarnya Pasar Mebel Gilingan
Mereka yang dimintai keterangan merupakan pedagang yang berada di Pasar Mebel Gilingan Solo.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran pasar mebel yang terjadi pada Selasa (3/5/2022) siang.
"Mereka adalah pedagang yang berjualan di pasar," paparnya.
Hanya saja, Ade belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Baca juga: Jinakkan Api yang Berkobar di Pasar Mebel Gilingan Solo, 1 Relawan Kesetrum, Sampai Dilarikan ke RS
"Ini masih dilakukan pemeriksaan di Pustlabfor," ucapnya.
Kapolresta juga menyampaikan, saat ini pihaknya juga mengupayakan intervensi terhadap keperluan para pedagang.
Seperti untuk pemindahan barang-barang milik pedagang dan lain sebagainya.
Sementara itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo telah sepakat untuk memperpanjang batas maksimal pembongkaran kios Pasar Mebel.
Pedagang diberi waktu hingga 20 Mei 2020, untuk pindah ke pasar darurat di bekas pasar darurat pasa Legi.
Baca juga: Kronologi Pasar Mebel Gilingan Solo Terbakar : Api Muncul dari Sisa Gergaji & Melahap Banyak Kios
"Kami berikan 10 hari dari kesepakatan awal. Yang semula tanggal 10 Mei, menjadi 20 Mei," kata Kepala Disdag Solo Heru Sunardi.
Pasalnya, Pasar Mebel solo akan dijadikan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Mebel di atas tanah pasar tersebut seluas 5.000 m⊃2;.
Pedagang direncanakan akan menempati pasar darurat di bekas pasar darurat Pasar Legi Solo selama proses pembangunan pasar mebel baru di kawasan Bong Mojo, Mojosongo, Solo.
Disdag juga akan memberikan bantuan kepada para pedagang terdampak kebakaran berupa seng dan kayu.
Bahan tersebut akan digunakan oleh para pedagang untuk membangun gudang tambahan saat menempati pasar darurat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-memadamkan-kebakaran-Pasar-Mebel-Gilingan-Solo.jpg)