Berita Solo Terbaru

Libur Lebaran, Solia Zigna Kampung Batik Laweyan Full Booked Mulai 1-8 Mei Mendatang 

Memasuki periode high season yang sudah dimulai sejak akhir bulan April lalu sampai dengan tanggal 9 Mei, membuat occupancy semua hotel di Kota Solo.

istimewa
Deluxe Room Solia Zigna, Laweyan, Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasuki periode high season yang sudah dimulai sejak akhir bulan April lalu sampai dengan tanggal 9 Mei, membuat okupansi semua hotel di Kota Solo naik. 

Terlebih selama dua tahun terakhir ini, sektor pariwisata pada umumnya dan hotel pada khususnya saat periode Lebaran mengalami dampak yang kurang bagus karena pandemi Covid-19. 

Director of Sales Marketing Solia Zigna, Lisa Halim mengatakan tahun ini adalah kali pertama untuk Solia Zigna menghadapi high season Lebaran.

Baca juga: Hotel Solo Full Senyum, Okupansi Kamar Capai 80 Persen: Sudah Dibooking hingga Lebaran

Baca juga: Hotel di Sragen Ini Jauh-jauh Hari Sudah Di-booking Pemudik, Kini Nyaris Tak Ada Kamar Kosong

Okupansi hotel Solia Zigna disebutnya hampir full 100 persen setiap hari. Adapun Solia Zigna memiliki 130 rooms atau kamar dan 4 ruang meeting dengan kapasitas masing-masing sekitar 100 pax. 

"Kami mengambil keputusan periode high season tahun ini adalah mulai Jumat tanggal 29 April, dimana merupakan long weekend bagi tamu luar kota karena Lebaran jatuh di hari Senin dan Selasa tanggal 2 dan 3 Mei," kata Lisa, kepada TribunSolo.com, Jumat (6/5/2022). 

"Diawal periode high seasion memang belum full, masih sekitar 75 persen, namun sejak tanggal 1 Mei sampai dengan tanggal 8 Mei okupansi hotel sudah 100 persen," tambahnya. 

Lisa mengatakan, rata-rata tamu menghabiskan waktu dua malam. Kebanyakan berasal dari Jakarta, Semarang dan Surabaya.

Baca juga: Sekeluarga Kaya Raya Berkat Didikan Ayah Ibu, Hotman Paris Bagikan Potret Hotel Mewah Milik Adiknya

Dalam menghadapi periode ini, dia mengakui banyak persiapan yang sudah dilakukan oleh manajemen. Mulai dari kamar, resto dan fasilitas lainnya, serta juga yang tidak kalah penting adalah persiapan untuk maining / staf hotel.

Karena letaknya yang berada di Kampung Batik Laweyan, Lisa mengatakan Solia Zigna menawarkan pula paket 'dolan kampoeng batik laweyan' yang merupakan hasil kerjasama hotel Solia Zigna dengan LPMK, Pokdarwis dan semua penduduk yang ada di Kampung Batik Laweyan.

"Tamu luar kota pastilah tidak hanya menginap saja, namun bisa menikmati pesona Kampoeng Batik Laweyan dan sekalian berbelanja batik. Momen ini sudah ditangkap jauh-jauh hari oleh Zigna," katanya.

Terkait harga kamar, Lisa mengakui ada kenaikan dibandingkan harga kamar di luar periode lebaran ini. Hanya saja harganya pun diklaim tak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan hotel bintang 4 lainnya. 

Dengan naiknya harga di periode high season ini, dikatakan Lisa, benefit yang didapat oleh tamu juga sebanding. Salah satu contohnya adalah menu breakfast yang lebih lengkap dari menu breakfast regular. 

"Kami tambah beberapa menu khas hari Lebaran dan juga menu khas dari Kota Solo, seperti Lontong Opor, Ketupat Sayur, Nasi liwet, Selat Solo, Bakmi Godog, Cabuk Rambak, Pecel Ndeso, Aneka Jenang dan beberapa snack asli Solo seperti Ledre, Sosis Solo, dan Serabi dan aneka gorengan," ungkapnya. 

"Selain itu, di lobby hotel juga kita siapkan Batik Corner, dimana setiap weekend ada ibu-ibu yang stay untuk membatik selama kurang lebih 3 jam, dan tamu bisa mencoba untuk membatik secara langsung di area Lobby secara free," tambah Lisa. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved